BerandaHits
Sabtu, 25 Jul 2025 09:01

Mau Lihat dan Motret Milky Way di Jawa Tengah? Ini Tips dan Rekomendasi Lokasinya

Ilustrasi: Berburu Milky Way bisa dilakukan saat langit cenderung bersih karena pertumbuhan awan yang minim pada musim kemarau. (RRI/Freepik)

Selagi musim kemarau dan langit cenderung bersih di malam hari, nggak ada salahnya kamu berburu Milky Way alias taburan bintang di langit yang indah. Apa saja yang perlu kita lakukan agar bisa mewujudkannya, ya?

Inibaru.id – Pernah nggak sih kamu ngebayangin bisa lihat taburan bintang dan galaksi Bima Sakti (Milky Way) dengan mata kepala sendiri? Nggak harus jauh-jauh ke luar negeri, lo. Di Jawa Tengah dan sekitarnya, kamu juga bisa menikmati indahnya langit malam yang dihiasi Milky Way. Kuncinya, kamu tahu waktu dan tempat yang pas buat “berburu” galaksi.

Musim dan Waktu Terbaik

Pertama-tama, perlu kamu tahu, musim terbaik buat berburu Milky Way adalah musim kemarau. Nah, karena pada pertengahan tahun kita juga mengalami musim bediding yang bikin langit cenderung lebih cerah dan minim awan, cocok banget buat berburu Milky Way. Tapi, pastikan kamu bisa menemukan lokasi di mana nggak ada polusi cahaya seperti di kota-kota besar, Gez!

Waktu paling oke adalah tengah malam hingga menjelang subuh, dan hindari malam bulan purnama, ya. Cahaya bulan yanh terang bisa bikin bintang-bintang “tenggelam”. Kamu bisa cek fase bulan di situs seperti pasanglaut.com buat tahu kapan langit bisa gelap total.

Nah, berdasarkan info dari situs tersebut, buat kamu yang merencanakan kegiatan melihat Milky Way dari sekarang, akhir pekan terakhir Juli 2025 atau tanggal 21–25 Agustus 2025 bisa banget jadi target!

Lokasi Rekomendasi Buat Melihat Milky Way di Jawa Tengah

Dataran Tinggi Dieng

Tempat ini udah terkenal dengan langit malamnya yang memesona. Coba deh ke Bukit Sikunir atau tanah lapang sekitar candi di malam hari untuk membuktikannya. Suhu di sana emang dingin, jadi jangan lupa siapkan jaket tebal!

Pantai-Pantai Gunungkidul (DIY)

Nggak cuma asyik buat piknik siang, pantai seperti Wediombo, Krakal, atau Greweng juga cocok banget buat menikmati langit malam karena lokasinya yang jauh dari permukiman dan cenderung nggak terkena polusi cahaya. Selain berburu Milky Way, kamu juga bisa berkemah di sini, lo!

Daerah Pegunungan atau Pedesaan Lainnya

Semakin jauh dari keramaian dan lampu jalan, semakin besar peluang kamu menemukan langit yang gelap sempurna.

Mau Foto Milky Way Pakai Smartphone? Bisa Banget!

Kamu bisa motret Milky Way dengan HP. (Bakpiamutiarajogja)

Kamu nggak harus punya kamera SLR atau kamera digital kok buat motret Milky Way. Kamera HP juga bisa, asal ada mode Pro atau Manual. Kalau ponselmu mumpuni, coba deh atur setting kameranya dengan mengikuti langkah berikut:

  • Masuk ke mode Pro
  • Shutter Speed (S): 16–32 detik (coba 16 dulu buat awal)
  • ISO: 1600–3200, sesuaikan dengan hasil yang kamu mau
  • Gunakan timer 5 detik, supaya nggak goyang waktu jepret
  • Cari tempat gelap dan pasang HP di tripod
  • Arahkan ke langit, tunggu sejenak, dan... jepret!

O ya, jangan sentuh HP saat motret, ya. Kalau perlu, pakai remote shutter biar hasilnya lebih stabil. Ulangi beberapa kali sampai dapet hasil terbaik.

Tambahan: Gunakan Aplikasi Pelacak Bintang

Biar lebih gampang menemukan di mana posisi Milky Way, kamu bisa memakai aplikasi seperti Stellarium Mobile Plus. Tinggal arahkan HP ke langit, dan aplikasi tersebut bakal membantumu menunjukkan posisi galaksi secara real time.

Intinya, melihat Milky Way yang indah itu bisa kamu wujudkan. Dengan sedikit usaha dan peralatan yang ada, kamu bisa menyaksikan keindahan alam yang satu ini. Jangan lupa ajak teman biar lebih seru, dan yang paling penting, tetap jaga kebersihan dan kelestarian tempat yang kamu kunjungi, ya, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: