BerandaHits
Jumat, 30 Des 2021 12:30

Makin Mengerikan, Remaja 14 Tahun Diperkosa, 12 Bocah Jadi Korban Pelecehan Seksual Pengidap HIV

Pelaku penculikan, pemerkosaan, dan penjualan remaja 14 tahun menjadi PSK di Bandung. (Kompas/Agie Permadi)

Mau menunggu korban berapa lagi sampai ada aturan pencegahan kekerasan seksual seperti RUU PKS akhirnya disahkan dan diterapkan? Belakangan, ada kasus yang membuat remaja 14 tahun di Bandung diculik, diperkosa, dan bahkan dijual jadi PSK. Di Tarakan, Kaltara, 12 bocah jadi korban pelecehan pria pengidap HIV. Makin gila!

Inibaru.id – Makin ke sini, kasus kekerasan seksual semakin banyak terjadi di Indonesia dan membuat miris banyak orang. Di Bandung, Jawa Barat, remaja 14 tahun dan bahkan dijual ke pria hidung belang. Di Kalimantan Utara, 12 bocah laki-laki juga jadi korban pelecehan seksual oleh seorang laki-laki yang sudah positif HIV. Gila!

Tiga pelaku kasus penculikan, pemerkosaan, dan penjualan remaja 14 tahun di Bandung menjadi pekerja seks komersial (PSK), SV (16), IM (18), serta MS (18) sudah ditangkap polisi. Cukup miris melihat pelaku yang masih berusia remaja bisa melakukan tindakan sekeji ini.

Semua bermula saat MS dan korban berkenalan di Facebook pada awal September 2021. Dua minggu kemudian, MS mengajak korban bertemu di Gedebage, Bandung selama dua hari. Setelahnya, pada awal Desember 2021, korban kembali diajak bertemu oleh MS, IM, dan SV.

Korban kemudian diculik, diperkosa, dan bahkan dijual ke orang lain lewat aplikasi MiChat yang dijalankan oleh para pelaku. Selama 16-22 Desember 2022, korban yang masih di bawah umur ini dipaksa jadi PSK dan melayani sejumlah lelaki hidung belang.

Sebanyak 12 Bocah Laki-laki jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Pengidap HIV

Pelaku pelecehan 12 remaja laki-laki di Tarakan, Kalimantan Utara yang diduga positif HIV. (Antara/Susylo Asmalyah)

Kasus yang nggak kalah mengerikan juga terjadi di Tarakan, Kalimantan Utara. Laki-laki berinisial E (25) yang diduga positif HIV/AIDS diketahui melakukan pelecehan seksual ke 12 anak laki-laki. Polisi pun memutuskan untuk memeriksakan kondisi kesehatan, baik itu fisik maupun psikis para korban akibat fakta mengejutkan ini.

“Tersangka E masih menjalani pemeriksaan di Dinas Kesehatan Kota Tarakan,” ucap Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi, Selasa (28/12).

E ditangkap pada Sabtu (25/12) lalu. Karyawan salah satu perusahaan swasta ini memakai foto palsu perempuan di media sosial dan menjerat korban yang rata-rata masih sekolah SMP dengan usia 15-16 tahun. Dia meminta korban untuk mengambil foto alat kelaminnya.

Setelahnya, dia meminta korban untuk bertemu untuk dilecehkan. Jika nggak mau, korban diancam akan disebar foto alat kelaminnya. Duh, jahat banget, ya!

Kasus yang menimpa remaja 14 tahun di Bandung dan 12 bocah laki-laki di Tarakan, Kalimantan Utara ini semakin membuktikan perlunya aturan dan penegakan hukum yang lebih tegas untuk menghukum seberat-beratnya kasus kekerasan seksual sekaligus mencegah kasus pelecehan seksual.

Sayangnya, meski sudah banyak korban yang mengalami trauma berat, bahkan ada yang sampai bunuh diri sebagaimana kasus Novia Widya Sari, RUU PKS justru nggak kunjung disahkan. Mau menunggu seberapa banyak lagi korban kekerasan seksual agar ada aturan yang bisa melindungi masyarakat di Indonesia, sih? (Era, Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: