BerandaHits
Selasa, 10 Mar 2025 13:10

Lawan Southhampton, Kok Liverpool Bisa Ganti Pemain Lebih Banyak dari Seharusnya?

Liverpool melakukan enam pergantian pemain saat melawan Southampton. (Liverpoolecho/LiverpoolFC/Getty Images)

Dalam satu pertandingan resmi Liga Premier Inggris, Liverpool melakukan enam pergantian pemain saat melawan Southampton dan nggak melanggar aturan apa pun. Kok, bisa?

Inibaru.id – Menonton pertandingan sepak bola di televisi sejak Piala Dunia 1998, saya masih terbiasa dengan aturan pergantian pemain maksimal tiga kali dalam sebuah pertandingan resmi. Aturan itu berubah seiring waktu, menjadi lima pergantian dalam satu pertandingan.

Namun, ada yang menarik dari laga Southampton vs Liverpool pada Sabtu (8/3/2025). Masing-masing tim diperbolehkan melakukan pergantian pemain hingga enam kali. Kok bisa?

Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita mundur ke masa lalu. Saat aturan pergantian pemain maksimal tiga kali, menjadi hal yang lazim bagi sebuah tim bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit dari tim lawan lantaran ada pemainnya yang cedera ketika slot pergantian pemain sudah habis.

Saat pandemi, aturan pergantian pemain maksimal tiga kali itu rupanya berubah. Sebuah tim diperbolehkan mengganti pemainnya hingga lima kali, yang sempat membuat saya merasa aneh saat melihatnya. Sudah seperti laga persahabatan atau pra-musim saja!

Pergantian Enam Pemain

Jan Bednarek mengalami benturan kepala yang membuatnya harus diganti pada babak pertama. (Talksport/Getty Images)

Nah, saat sudah mulai terbiasa dengan aturan pergantian lima pemain, saya kembali menyeletuk "Loh kok?" saat melihat Liverpool FC membuat pergantian pemain ke-6 mereka kala melawat ke Southampton dalam laga resmi Liga Premier Inggris akhir pekan ini.

Nggak cuma saya, Mohamed Salah yang merupakan pemain Liverpool bahkan sampai bertanya ke wasit saat pemain ke-6 Jarrel Quansah dimasukkan untuk menggantikan Trent Alexander-Arnold. Apa yang sebenarnya terjadi?

Wasit sampai harus menjelaskan ke Mohamed Salah bahwa Liverpool diperbolehkan menggunakan jatah pergantian pemain ke-6. Dia khawatir pergantian pemain ini justru bikin timnya kena sanksi pengurangan poin,” cuit akun salah satu penggemar Liverpool di X, @SamueILFC pada Minggu (9/3) dini hari waktu Indonesia.

Usut punya usut, hal ini disebabkan oleh adanya kejadian di babak pertama yang bikin bek Southampton Jan Bednarek harus ditarik dari lapangan. Benturan di kepalanya mengaktifkan protokol penanganan gegar otak.

Pemain Pengganti Tambahan

Pengaktifan protokol penanganan gegar otak memungkinkan Bednarek diganti dengan pemain lainnya agar bisa mendapatkan perawatan medis. Namun, penggantian pemain ini sama sekali nggak mengurangi jatah pergantian permain Southamtpon, yaitu tetap lima.

Nah, biar adil, aturan "pemain pengganti tambahan" ini juga diberlakukan untuk tim lawan, yang dalam hal ini adalah Liverpool. Artinya, dalam pertandingan tersebut tim lawan bisa mengganti pemainnya hingga maksimal enam kali.

Pertandingan antara Liverpool melawan Southampton berakhir dengan kemenangan Liverpool 3-1. Klub ini pun semakin kokoh di puncak klasemen dengan 70 poin dan sisa 9 pertandingan, unggul jauh dari Arsenal di peringkat kedua.

Yap, masih banyak orang yang nggak menyadari adanya perubahan pada peraturan pergantian pemain di pertandingan sepak bola. Di lain kesempatan, jangan heran ya jika ada tim yang melakukan pergantian sampai 6 kali dalam satu pertandingan resmi nantinya! (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: