BerandaHits
Jumat, 6 Nov 2025 15:38

Korban Terakhir Ditemukan, Pencarian Mahasiswa KKN Terseret Arus Sungai di Singorojo Resmi Dihentikan

Satu per satu mahasiswa KKN UIN Walisongo yang terseret arus sungai di Singorojo ditemukan. (Humas Basarnas)

Penemuan korban terakhir, Nabila Yulian Dessi Pramesti sekitar 10 kilometer dari tempat kejadian pada Rabu malam menandai berakhirnya pencarian keenam mahasiswa yang terseret arus sungai di Singorojo, Kabupaten Kendal.

Inibaru.id - Tim SAR gabungan akhirnya menuntaskan pencarian terhadap enam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang terseret arus saat bermain air di Sungai Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.

Korban terakhir, Nabila Yulian Dessi Pramesti, dipastikan meninggal dunia setelah ditemukan pada Rabu (5/11/2025) malam sekitar pukul 21.50 WIB. Kepala Basarnas Semarang Budiono mengatakan, perempuan 21 tahun itu ditemukan sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian.

“Benar, kami mendapat laporan dari BPBD Kendal bahwa warga menemukan sesosok mayat dan melapor ke tim SAR di posko. Setelah dicek, dipastikan bahwa korban adalah Nabila,” ujar Budiono, Rabu (5/11) malam, dikutip dari JPNN.

Penemuan tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang berlangsung selama dua hari setelah dua korban lain juga ditemukan lebih dulu. Bima Pranawira ditemukan pada pagi harinya, berjarak sekitar 150 meter dari lokasi kejadian.

"Sementara itu, Muhammad Jibril Asyarafi ditemukan sejauh 3,5 kilometer dari lokasi awal. Sementara itu, tiga korban lain sudah ditemukan sehari sebelumnya (Selasa)," papar Budiono. “Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, apalagi pada musim penghujan.”

Kronologis Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula pada Selasa (4/11) sekitar pukul 13.30 WIB, ketika 15 mahasiswa peserta KKN UIN Walisongo Semarang yang tengah bertugas di Desa Getas bermain air di Sungai Jolinggo untuk melepas penat.

Hari itu cerah, tapi sekitar pukul 14.00, debit air sungai mendadak meningkat, diyakini karena terjadi hujan deras di wilayah hulu. Arus kuat kemudian menyeret enam orang mahasiswa, sementara sembilan lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera berupaya memberikan pertolongan dan melaporkannya ke aparat desa serta tim SAR. Pencarian pun segera dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kendal, PMI, TNI-Polri, sukarelawan, dan warga setempat.

Tiga korban pertama ditemukan nggak jauh dari lokasi kejadian hari itu juga. Ketiganya yakni Riska Amelia, Syifa Nadilah, dan Muhammad Labib Rizqi. Pencarian kemudian dihentikan sekitar pukul 18.00 WIB untuk dilanjutkan keesokan harinya dengan memperluas radius penyisiran.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup oleh Basarnas Semarang dan BPBD Kendal pada Rabu malam. Tim gabungan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Daftar Lengkap Korban

  • Riska Amelia (21), asal Desa Penusuban, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
  • Nabila Yulian Dessi Pramesti (21), asal Desa Majasari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
  • Syifa Nadilah (21), asal Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
  • Muhammad Jibril Asyarafi (21), asal Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
  • Bima Pranawira (21), asal Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
  • Muhammad Labib Rizqi (21), asal Desa Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Turut berduka cita teruntuk keluarga korban. Semoga tragedi di Sungai Jolinggo menjadi pengingat penting bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi alam, terutama saat beraktivitas di area sungai pada musim hujan. (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Panduan Mudik IDAI; Tetap Aman Bepergian bersama Anak

18 Mar 2026

Apa Sih Makna Makna Jumlah Bintang pada Hotel?

18 Mar 2026

Mudah Didaki Tapi Cantik, Puncak Argopuro di Gunung Lasem Cocok Buat Pendaki Tektok

18 Mar 2026

Perjuangan Ardit Erwandha dan Peran Arga dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'

18 Mar 2026

Awas 'Ketiduran' Sedetik Bisa Fatal! Kenali Tanda Microsleep saat Mudik dan Cara Mengatasinya

18 Mar 2026

Mengenal Kerbau Rawa: Si Perenang Tangguh dari Kalsel yang Jago Nyelam!

18 Mar 2026

Indikator Bensin Menyala, BBM Mobil Masih Sisa Berapa?

19 Mar 2026

Mencicipi Kelezatan Nasi Liwet dan Cabuk Rambak Bu Parmi Solo yang Melegenda

19 Mar 2026

Jangan Kalap! Tips Aman Santap Menu Lebaran buat Si Diabetes & Hipertensi

19 Mar 2026

Mudik Tetap Glowing! Ini Trik Reapply Sunscreen Tanpa Bikin Makeup 'Longsor'

19 Mar 2026

Operasi Ketupat PDAM Semarang: Puluhan Sambungan Air Diputus, tapi Ada Toleransi

19 Mar 2026

Sheer Khurma, Puding Manis yang Mengikat Kenangan Lebaran di Persia

19 Mar 2026

Sampaikan Hasil Sidang Isbat, Kemenag: Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu, 21 Maret

19 Mar 2026

Aman Nggak Sih Mencampur Pertalite dan Pertamax untuk Kendaraan Bermotor?

20 Mar 2026

Eksis Lebih dari 7 Dekade, Begini Cerita Rumah Makan Bu Carik Temanggung

20 Mar 2026

Duduk di Atas Bantal Bikin Bisulan? Ini Fakta Medisnya!

20 Mar 2026

Mencapai Keputusan Bisnis yang Saling Menguntungkan: Incentive Alignment!

20 Mar 2026

Jangan Asal Taruh! Roda Koper Ternyata 58 Kali Lebih Kotor dari Kursi Toilet

20 Mar 2026

Seperti Apa ya Suasana Idulfitri di Suriname?

21 Mar 2026

Uniknya Makam Mbah Kuwu di Kebumen yang Full Kayu!

21 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: