BerandaHits
Kamis, 3 Apr 2024 10:59

Kepala BMKG: Selalu Cari Tahu Informasi Cuaca Sebelum Mudik!

Ada potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama musim libur panjang Lebaran tahun ini. (Kompas)

Siapa saja mengharapkan cuaca yang baik dan kondusif saat menempuh perjalanan mudik. Tapi, menurut perkiraan BMKG, cuaca selama Lebaran justru akan ekstrem. Oleh karena itu, Kepala BMKG menyarankan kita untuk selalu mencari tahu informasi cuaca.

Inibaru.id - Saat mau melakukan mudik, nggak hanya kondisi badan yang perlu kita persiapkan, Millens. Melihat prediksi cuaca dan bersiap dengan segala kemungkinan juga penting. Tentu saja kita berharap cuaca akan bersahabat saat perjalanan mudik. Tapi, cuaca belakangan ini sedang nggak menentu, bukan?

Nah, dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem selama periode mudik dan libur Lebaran 2024, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama BRIN, BNPB, dan TNI AU akan menggelar operasi teknologi modifikasi cuaca.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, operasi teknologi modifikasi cuaca ini dipilih berdasarkan data prakiraan cuaca terbaru yang mendapati adanya potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama musim libur panjang Lebaran tahun ini.

Maka dari itu, Dwikorita menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi musim mudik Lebaran yang kerap kali diwarnai oleh lonjakan arus transportasi di tengah masalah gangguan cuaca yang mungkin terjadi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik, penyedia jasa transportasi, dan operator untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama arus mudik. Dinamika atmosfer di Indonesia sangat dinamis sehingga bisa tiba-tiba berubah,” ujarnya.

Prakiraan Cuaca Selama Libur Lebaran

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan supaya kita secara aktif melihat informasi dan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mudik. (Viva/M Ali Wafa)

BMKG memprediksi pada 17–23 April 2024 atau sepekan setelah lebaran, Indonesia bagian utara dan tengah berpotensi mengalami hujan dengan kategori ringan–sedang. Selain itu, kita perlu waspada pada potensi siklon tropis di wilayah perairan selatan Indonesia.

Dwikorita mengingatkan supaya kita secara aktif melihat informasi dan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mudik. Jika kondisi cuaca sedang buruk, lebih baik tunda saja, Millens. Apalagi jika kamu adalah pemudik yang menggunakan moda transportasi laut.

“Pantau terus perkembangan info cuaca dan peringatan dini cuaca, gelombang tinggi, pasang air laut, dan tsunami, serta info dini gempa bumi melalui aplikasi InfoBMKG dan Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS),” imbuhnya.

BMKG sebelumnya juga mengeluarkan peringatan dini adanya gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan pada 1–2 April 2024. Hal ini terjadi karena pola angin wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari timur laut ke timur dengan kecepatan sekitar 6–25 knot.

Sementara angin di Indonesia bagian selatan bergerak dari tenggara ke selatan dengan laju 4–25 knot. Kondisi embusan ini menurut BMKG berpeluang memicu gelombang laut setinggi 2,5–4,0 meter di Kepulauan Mentawai, Lampung, dan pesisir selatan Banten.

Potensi gelombang tinggi juga terdeteksi di Pulau Sumba, Selat Bali-Badung-Lombok-Alas Bagian Selatan, pesisir Jawa Tengah, hingga Samudra Pasifik Utara Halmahera-Papua. Masyarakat di area pesisir diimbau agar selalu waspada.

Hm, karena cuaca bisa sangat ekstrem, sebaiknya kita nggak boleh mengabaikan saran dari Kepala BMKG Dwikorita Karnawati untuk terus memantau perkembangan informasi terkait cuaca, ya! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: