BerandaHits
Rabu, 7 Nov 2023 21:54

Kaum Sibuk Juga Harus Merasakan Tiap Gigitan Makanan

Mindful eating membuat pencernaan baik. (via Alodokter)

Untuk orang-orang yang sibuk, boro-boro bisa merasakan tiap gigitan, punya waktu makan saja sudah untung. Tapi, coba deh praktikkan mindful eating meski sibuk.

Inibaru.id - Merasakan tiap gigitan (mindful eating) adalah praktik yang bermanfaat untuk kesehatan dan kesejahteraanmu.

Meskipun di tengah jadwal yang sibuk mungkin terasa sulit, ini masih penting. Hm, apa ya alasannya?

1. Pengendalian Berat Badan

Makan dengan perhatian membantumu lebih peka terhadap tanda lapar dan kenyang tubuh. Ini dapat mencegah kamu makan berlebihan atau terlalu cepat, yang dapat berkontribusi pada pengendalian berat badan yang sehat.

2. Pencernaan yang Lebih Baik

Mengunyah makanan dengan seksama dan merasakan rasa makanan dapat membantu dalam pencernaan yang lebih baik. Proses pencernaan dimulai di mulut, dan mengunyah makanan dengan baik dapat memudahkan pencernaan.

3. Kontrol Emosi Terkait Makanan

Kenyamanan emosional bisa diperoleh dengan makanan. (Getty images)

Makan dengan perhatian dapat membantumu mengenali kapan kamh benar-benar lapar dan kapan kamu mungkin mencari kenyamanan emosional melalui makanan. Ini membantu dalam menghindari makanan emosional.

4. Nikmati Makanan Lebih Banyak

Ketika kamu benar-benar merasakan makanan, kamu dapat menikmati rasa dan tekstur makanan dengan lebih baik. Ini meningkatkan pengalaman makanmu.

5. Mengurangi Stres Makan

Makan dengan perhatian dapat membantumh mengurangi stres makan, yang sering terjadi saat kita makan dengan nggak sadar atau terburu-buru.

6. Menghormati Makanan dan Tubuh

Praktik mindful eating adalah cara untuk menghormati makanan dan tubuh. Ini membantumu menyadari asal-usul makanan dan bagaimana makanan memberikan nutrisi bagi tubuh.

Meskipun menerapkan mindful eating di tengah kesibukan mungkin memerlukan latihan dan kesadaran tambahan, manfaat jangka panjangnya untuk kesehatan dan kesejahteraanmu membuatnya sepadan.

Kamu bisa memulai dengan membuat beberapa perubahan kecil dalam rutinitas makan kamu, seperti mematikan gangguan elektronik selama makan, mengunyah makanan dengan perlahan, dan merasakan rasa makanan dengan saksama. Dengan latihan, ini bisa menjadi kebiasaan yang bermanfaat dalam hidup. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: