BerandaHits
Sabtu, 24 Mei 2019 11:24

Kapan Pembatasan Akses Media Sosial Berakhir?

Akhir pembatasan media sosial. (Independent)

Kerusuhan 22 Mei mendorong pemerintah untuk mengambil langkah pembatasan akses media sosial. Kapan pembatasan ini berakhir? Berikut penjelasan Menkominfo.

Inibaru.id – Kericuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi pada 21-22 Mei 2019 membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memutuskan untuk membatasi akses media sosial, khususnya Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Hal ini ditujukan untuk mencegah penyebaran berita hoaks yang semakin masif.

Pembatasan ini membuat aplikasi WhatsApp nggak bisa mengirim dan menerima foto atau video. Hal yang sama juga berlaku pada Facebook dan Instagram. Karena hal ini pula, banyak orang yang merasa terganggu dan nggak nyaman.

Saat ditanya soal kapan pembatasan akses ini berakhir, Menteri Komunikasi dan Informatika belum bisa menjawabnya. Mereka juga masih menunggu instruksi dari pihak keamanan.

“Tunggu kondusif ya. Yang bisa menentukan kapan suasana sudah kondusif atau nggak kan dari pihak keamanan, baik itu intelijen, Polri, dan TNI, bukannya kami. Kalau kondusif ya akan kami buka lagi fungsi fitur-fitur yang sebelumnya dibatasi. Saya juga merasakan dampaknya, kok,” terang Rudiantara.

Rudiantara juga meminta maaf kepada masyarakat yang mengalami kerugian akibat pembatasan ini. Kendati begitu, dia meminta masyarakat untuk memahami tujuan dari hal ini.

“Saya minta maaf kalau ada yang dirugikan. Tapi saya mohon pengertiannya,” ungkapnya.

Rudiantara menyebut pembatasan askses sementara ini mampu menahan penyebaran berita bohong terkait dengan kericuhan demonstrasi lalu. Jika tidak dibatasi, bisa jadi kondisi akan semakin panas dan sulit untuk dikendalikan.

“Cara ini efektif kok menahan hoaks, khususnya dalam hal blokir penyebaran video. Kalau melihat video ini dampaknya lebih besar daripada foto karena video bisa langsung menyentuh emosi,” katanya.

Selain Rudiantara, Menko Polhukam Wiranto juga menjelaskan hal yang sama. Menurutnya, hingga beberapa hari ke depan pengguna media sosial dan WhatsApp akan kesulitan mengakses foto serta video.

“Ini demi mengamankan negeri ini. Jadi sementara berkorban dua atau tiga hari nggak bisa akses gambar dan video,” ucap Wiranto.

Apakah Millens merasa dirugikan dengan pembatasan akses foto dan video di media sosial ini? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: