BerandaHits
Jumat, 8 Jan 2026 11:01

Jurusan SMK yang Dianggap Nggak Relevan Lagi di Dunia Kerja Menurut Pakar

Ilustasi: Jurusan SMK ada yang sudah dianggap nggak relevan dengan dunia kerja di Indonesia. (SMKN 1 Pacet)

Ternyata, pakar menyebut setidaknya 3 jurusan SMK sudah kurang relevan dengan dunia kerja saat ini. Lantas, apa ya kira-kira jurusan SMK yang masih menjanjikan?

Inibaru.id – Faisal mengaku sedang cukup kebingungan saat anak keduanya berkata pengin masuk sekolah menengah kejuruan (SMK) pada tahun ajaran baru yang dimulai pertengahan 2026 nanti. Bukan soal biaya, dia bingung menentukan jurusan SMK yang nantinya bakal berguna bagi buah hatinya.

Warga Kabupaten Semarang ini juga mengaku lulusan SMK, tapi jurusannya saat sekolah dulu, yaitu Elektronika Audio Video, sudah nggak begitu diminati dunia kerja pada zaman sekarang. Dia nggak pengin anaknya juga mengalami hal serupa nanti.

“Aku nggak tahu nanti dia mau masuk kuliah apa nggak. Andai maunya setelah lulus SMK langsung kerja, penginnya masuk di jurusan yang pas lulus bisa langsung diserap di dunia kerja. Dulu pas saya lulus, dunia teknologi berkembang sangat cepat. Ilmu yang saya dapatkan jadi nggak begitu bermanfaat dan dibutuhkan di dunia kerja,” ucap laki-laki yang kini bekerja sebagai petani sayur dan bunga di lereng Gunung Ungaran tersebut pada Rabu (7/1/2026).

Sebenarnya, dia bisa saja memasukkan anaknya ke jurusan SMK Pengolahan Hasil Pertanian sebagaimana yang dulu dipelajari anak sulungnya. Tapi, sayangnya, si bungsu masih belum berminat pada jurusan tersebut.

“Kita kan dari keluarga petani, makanya dulu si kakak mau masuk jurusan tersebut. Sekarang memang kerjaannya masih belum sesuai dengan jurusannya, karena ikut mengurus usaha pamannya di pembuatan daging olahan. Tapi terkadang ilmunya masih bisa diterapkan di kerjaannya atau di aktivitas pertanian kami,” lanjutnya.

Padahal, sebenarnya jurusan yang disebut Faisal tersebut masih termasuk dalam jurusan SMK yang dianggap relevan dengan dunia kerja pada masa sekarang berdasarkan pendapat pakar pendidikan Darmaningtyas dari Perguruan Taman Siswa. Menurut sang pakar, selain yang terkait dengan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga kelautan masih bakal dibutuhkan di dunia kerja Tanah Air. Alasannya sederhana, hal-hal tersebut terkait dengan kebutuhan hidup dasar manusia.

Pelajar SMK harus cermat memilih jurusan yang masih banyak dicari di dunia kerja. (BPSDM Komdigi)

“Sektor agro jelas akan terus relevan di dunia kerja,” ucap Darmaningtyas sebagaimana dinukil dari Kompas, Rabu (7/1).

Di sisi lain, Darmaningtyas juga menyebut tiga jurusan SMK yang dianggap nggak lagi relevan di dunia kerja, yaitu manajemen, akuntansi, dan administrasi perkantoran.

“Alasannya, lulusan diploma, politeknik, atau S1 dari jurusan itu sudah sangat banyak. Anak-anak lulusan SMK tentu nantinya kalah saing,” lanjutnya.

Mengingat anak bungsunya belum memutuskan akan lanjut kuliah atau mengikuti jejak kakaknya yang memilih langsung terjun di dunia kerja, Faisal pun menyarankan buah hatinya nggak masuk jurusan-jurusan tersebut. Kini, Faisal masih berusaha memperkenalkan sejumlah jurusan di sektor agro kepadanya dengan harapan menarik minat.

“Orang tua hanya bisa mengarahkan, soal minat atau nggaknya ya tergantung anaknya. Masih ada waktu beberapa bulan untuk menentukannya,” pungkasnya.

Yap, memilih jurusan SMK nggak kalah krusial dibandingkan dengan memilih jurusan kuliah. Semoga saja, jurusan-jurusan yang diajarkan di SMK pada masa kini bakal tetap relevan dengan dunia kerja Tanah Air ya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: