BerandaHits
Sabtu, 24 Feb 2023 13:10

Jabatan Dicopot, Sebelumnya Rafael Miliki Karier Cemerlang di Dirjen Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani mencopot jabatan Rafael Alun Trisambodo dari Dirjen Pajak. (Istimewa)

Sempat mengucapkan permintaan maaf atas perkelahian yang dilakukan anaknya, Rafael Alun Trisambodo kini dicopot jabatannya dari Dirjen Pajak. Padahal sebelumnya, ayah dari Mario Dandy ini memiliki karier yang cemerlang.

Inibaru.id - Merintis karir hingga berada di posisi mentereng memang nggak mudah. Oleh karena itu, saat berhasil berada di puncak pencapaian, seseorang sebaiknya menjaga reputasinya dengan baik. Sayangnya, selalu ada angin kencang yang menerpa pohon yang semakin tinggi, bukan?

Hal itulah yang tampaknya sedang terjadi kepada Rafael Alun Trisambodo, Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II. Jabatan tinggi di instansi bergengsi itu terpaksa harus dicopot karena ulah buah hatinya.

Seperti yang sudah kita semua tahu, anak dari Rafael yaitu Mario Dandy Satrio terlibat penganiayaan terhadap David, anak pengurus pusat GP Ansor. Perkelahian itu sampai membuat David koma. Kini, Mario Dandy dalam pemeriksaan kepolisian.

Buntut dari kebrutalan yang dilakukan anaknya, kini Rafael dicopot dari jabatannya sebagai pejabat Eselon III Dirjen Pajak. Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam jumpa pers, Jumat (24/2/2023).

"Dalam rangka untuk Kementerian Keuangan mampu melangsungkan pemeriksaan, maka mulai hari ini saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya," kata Sri Mulyani.

Menkeu mengatakan dasar pencopotan tersebut adalah pasal 31 ayat 1 PP 94 tahun 2001 mengenai disiplin PNS. Sri Mulyani juga meminta seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara detail untuk memutuskan hukuman terhadap Rafael.

"Saya minta seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara detail dan teliti hingga kemudian bisa menetapkan tingkat hukuman disiplin yang kami dapat tetapkan," paparnya.

Karier Rafael Alun Trisambodo

Anak dari Rafael, Mario Dandy Satrio terlibat perkelahian dengan David, anak pengurus pusat GP Ansor. (Instagram)

Sebelum terjadi peristiwa penganiayaan yang dilakukan anaknya, karier Rafael Alun Trisambodo di Dirjen Pajak cukup cemerlang. Apa saja jabatan yang pernah diembaan oleh Rafael, ayah Mario Dandy Satrio?

  1. 2013, Kepala Bidang Bidang Pemeriksanaan Penyidikan dan Penagihan Pajak Kanwil DJP Jawa Tengah I.
  2. 2015, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
  3. 2017, Kepala Bidang Pemeriksaan Penyidikan dan Penagihan Kanwil DPJ Jawa Timur I. Rafael menjabat posisi sangat stategis di DJP yang tugasnya memburu dan mengusut wajib pajak yang membandel bayar pajak.
  4. 2018, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Modal Asing II pada 2018

Dari profil Rafael Alun Trisambodo di Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) disebutkan pejabat pajak dengan karier mentereng tersebut memiliki harta sebesar Rp56,10 miliar. Perincian meliputi 11 bidang tanah dan bangunan senilai Rp51,93 miliar, dua kendaraaan berupa Toyota Camry dan Toyota Kijang senilai Rp425 juta.

Selain itu, dia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp420 juta, surat berharga Rp1,55 miliar, kas dan setara kas senilai Rp1,34 miliar, serta harta lainnya sejumlah Rp419,04 juta.

Dari kejadian ini kita jadi tahu bahwa karier yang sudah cemerlang dan sudah dibangun bertahun-tahun bisa tecoreng oleh sebuah kejadian kriminal yang dilakukan oleh sang anak. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi semua ya! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: