BerandaHits
Minggu, 4 Okt 2025 20:26

Internet Gratis 'JatengNgopeniNglakoni', Sinyal Harapan dari Lereng Merapi

Warga dan wisatawan bisa menikmati koneksi cepat di lereng Merapi. (Pemprov Jateng)

Kini, berkat program internet gratis “JatengNgopeniNglakoni”, warga dan wisatawan bisa menikmati koneksi cepat di lereng Merapi. Bukan hanya memudahkan komunikasi, jaringan ini juga menghidupkan kembali ekonomi desa dan memperkuat sistem peringatan bencana


Inibaru.id - Suara notifikasi ponsel kini nggak lagi asing di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten. Di warung-warung kopi pinggir jalan menuju Wisata Alam Kalitalang, pengunjung sibuk membuka media sosial, memindai QRIS, atau sekadar berbagi foto ke Instagram. Sesuatu yang dulu mustahil dilakukan di desa yang lama dikenal sebagai wilayah “blankspot”.

Kini, berkat program Internet Gratis Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Balerante nggak lagi terputus dari dunia digital. Akses Wi-Fi publik dengan nama jaringan “JatengNgopeniNglakoni” kini menyala terang, memberi napas baru bagi perekonomian warga.

“Dulu, wisatawan datang hanya sebentar karena nggak bisa bayar nontunai. Sekarang, mereka betah lebih lama, bisa pesan kopi, bisa unggah foto, dan bahkan belanja online di warung sekitar,” cerita Jainu, Ketua Pengelola Wisata Kalitalang, sambil tersenyum.

Menurut catatannya, jumlah wisatawan melonjak drastis sejak jaringan internet dipasang. Jika tahun lalu hanya sekitar 59 ribu pengunjung, kini hingga September 2025 sudah mencapai 125 ribu wisatawan. Pada akhir pekan, kawasan itu bisa ramai hingga 1.700 orang per hari.

Dari Blankspot ke Hotspot

Program jaringan internet gratis ini digelar ke 866 titik desa blankspot, termasuk 327 desa baru pada 2025. (Pemprov Jateng)

Cerita kebangkitan digital ini bermula dari langkah serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Melalui Dinas Kominfo, jaringan internet gratis digelar ke 866 titik desa blankspot, termasuk 327 desa baru pada 2025. Desa wisata, desa rawan bencana, hingga desa miskin ekstrem menjadi prioritas.

“Internet bukan cuma alat komunikasi, tapi juga motor penggerak ekonomi dan pelayanan publik di era digital,” ujar Agung Hariyadi, Kepala Diskominfo Jateng.
Bagi desa wisata seperti Balerante, internet punya peran ganda: memperkuat promosi dan mendukung transaksi ekonomi. Para pelaku UMKM kini bisa memasarkan produk lokal lewat media sosial, dan pengunjung nggak lagi repot membawa uang tunai.

Di balik kemudahan itu, ada perjuangan teknis yang tidak ringan. Zizik Mudiono, penyedia layanan internet yang bekerja sama dengan Diskominfo, menuturkan bahwa timnya harus menarik kabel fiber optik sejauh 5 kilometer dari tiang distribusi terakhir menuju Kalitalang. “Kami menambah 11 tiang baru. Prosesnya makan waktu 15 hari karena medan di lereng Merapi cukup berat,” ujarnya.

Namun kerja keras itu terbayar. Wi-Fi dengan kapasitas 20 Mbps kini menjangkau radius 150 meter, membuat sinyal tak lagi jadi barang langka di kawasan wisata alam yang indah itu.

Sinyal yang Menyambung Harapan

Bagi warga setempat, internet bukan sekadar hiburan. Koneksi ini juga menjadi alat penting untuk pemantauan kebencanaan Merapi. Melalui jaringan Wi-Fi, pengelola wisata dapat memantau informasi dari BPPTKG yang diperbarui tiap enam jam. Jika terjadi kondisi darurat, peringatan bisa cepat disebarkan kepada pengunjung.

Manfaatnya juga dirasakan para wisatawan dari luar negeri. Fazli, turis asal Pakistan, mengaku kini lebih nyaman berkunjung.

“Dulu kartu SIM saya tak berfungsi di sini. Sekarang begitu parkir langsung bisa Wi-Fi, bayar QRIS, upload foto. Sangat membantu,” katanya dengan wajah puas.

Bagi wisatawan domestik, cerita lucu juga muncul. Intan Amalia dari Gunungkidul bercerita, dia pernah kesulitan bertemu teman karena tak ada sinyal. “Sekarang gampang, tinggal kirim lokasi lewat WhatsApp. Internet gratis ini benar-benar bikin liburan lebih lancar,” ujarnya sambil tertawa.

FYI, program “JatengNgopeniNglakoni” bukan sekadar tentang jaringan dan sinyal, lo. Dia adalah jembatan baru antara desa dan dunia. Internet membuka peluang, menumbuhkan ekonomi, dan memperkuat kesiapsiagaan di daerah terpencil.
Seperti kata Agung Hariyadi, “Harapannya masyarakat tidak hanya melek digital, tapi juga memanfaatkannya untuk kesejahteraan.”

Kini, dari kaki Merapi yang dulu sunyi, sinyal-sinyal Wi-Fi mulai menyala dan membawa cerita baru tentang desa yang nggak lagi tertinggal oleh zaman. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: