BerandaHits
Rabu, 18 Feb 2020 12:14

Inovatif, Jalan di Kota Semarang Dibuat dari Aspal Berbahan Baku Plastik

Aspal dari bahan baku sampah plastik. (KOMPAS/RISKA FARASONALIA)

Jalanan sepanjang hampir 1 km di Kota Semarang diaspal dengan aspal dari bahan plastik. Seperti apa sih aspal yang unik dan ramah lingkungan ini?

Inibaru.id – Siapa bilang sampah plastik nggak bisa dimanfaatkan kembali? Di Kota Semarang, sampah plastik ini dijadikan bahan baku aspal. Aspal ini bahkan sudah digunakan di jalanan Ibu Kota Jawa Tengah, lo.

Aspal dari bahan daur ulang ini sudah digunakan di Jalan Yudistira sampai Jalan Arjuna Raya, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah. Di jalan sepanjang 964 meter ini, setidaknya dibutuhkan 1,6 ton sampah plastik yang telah dicacah digunakan sebagai bahan campuran aspal.

Proses pembuatan jalan dengan aspal dari bahan sampah plastik. (Jatengtoday/AjieMahendra)

Inovasi ini ternyata dicetuskan oleh Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Hal ini dianggap sebagai salah satu cara untuk mengelola sampah plastik yang semakin menggunung di Kota ATLAS.

Dekan Fakultas Teknik, Retno Sawitri menyebut keberadaan plastik sebagai campuran aspal ternyata bisa membuat kekuatan aspal meningkat hingga 40 persen. Hal ini membuat aspal ini nggak mudah rusak jika dibandingkan dengan aspal tanpa tambahan plastik.

“Kekuatan aspal plastik sudah diteliti di Pusjatan Bandung dan BBPJN 7 Surabaya dan kegiatan ini sebagai langkah pengurangan limbah plastik di Semarang,” ucap Retno.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyaksikan pembuatan jalan dengan aspal dari bahan sampah plastik (Ayosemarang.com/Arie Widiarto)

Retno menyebut jenis sampah plastik yang digunakan adalah kresek. Sampah plastik jenis ini dianggap sudah nggak memiliki nilai ekonomi. Sebelum digunakan sebagai campuran aspal, sampah ini harus dalam kondisi kering dan bersih.

“Dalam prosesnya pencacahan dilakukan dengan tiga mesin pencacah dengan hasil cacahan ideal 3 mm. Jika ukuran tak ideal maka tak bisa menjadi campuran aspal. Sedangkan untuk persentase campuran plastik yakni 6 persen dari total aspal yang dibutuhkan,” ucapnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tentu mendukung keberadaan aspal dengan campuran sampah plastik. Dia pun menargetkan tahun depan semakin banyak jalan di wilayahnya yang menggunakan aspal jenis ini.

“Kita sudah instruksikan DPU untuk mengerjakan proyek ini mulai 2021 mendatang,” terang Hendi.

Semoga saja semakin banyak inovasi untuk mendaur ulang sampah plastik sehingga bisa mendukung kelestarian alam, ya Millens? (Kom/IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: