BerandaHits
Sabtu, 6 Okt 2023 18:00

Inovasi Baru, Kini Ada Kopi Tanpa Biji

Ilustrasi: Kopi tanpa biji buatan Atomo Coffee. (Atomo Coffee)

Kopi biasanya terbuat dari biji kopi. Tapi, belakangan ada inovasi kopi tanpa biji. Terbuat dari bahan apa, ya?

Inibaru.id – Yang namanya kopi biasanya berasal dari olahan biji kopi. Tapi, belakangan ini muncul kopi tanpa biji yang diproduksi oleh Atomo Coffee. Hm, jadi penasaran nih bagaimana bisa kopi tersebut bisa sampai tercipta ya?

Kalau menurut informasi yang diungkap Atomo Coffee, kopi ini dibuat dari bahan-bahan daur ulang seperti biji kurma serta makanan super dan kaya nutrisi. Berbagai bahan tersebut kemudian diolah agar mampu meniru struktur molekul minuman sejuta umat tersebut.

Meski cara pembuatan kopi ini sangat menarik, pernah terpikir nggak mengapa kopi tanpa biji sampai dibuat? Apalagi, sampai sekarang kopi nggak termasuk bahan langka dan masih mudah ditemui kebun-kebunnya di seluruh dunia.

Usut punya usut, hal ini disebabkan oleh pengaruh pemanasan global yang membuat suhu bumi memanas. Agar kopi bisa tetap tumbuh dengan baik dan memroduksi biji kopi, suhu udara di mana pohon-pohon tersebut ditanam haruslah cukup sejuk. Kalau suhu udara pada kebun kopi jadi lebih panas, tanaman tersebut bisa saja mati atau nggak lagi mampu memroduksi biji kopi berkualitas.

Kalau sudah begitu, pihak pemilik kebun pun harus memindahkan kebun kopinya ke wilayah yang lebih tinggi seperti di lereng pegunungan. Masalahnya lereng pegunungan biasanya dipenuhi oleh hutan. Kalau kebun-kebun kopi kemudian dibuka pada hutan-hutan tersebut, hal itu sama saja dengan merusak alam. Sementara itu, bekas kebun kopi biasanya dibiarkan hingga akhirnya menjadi lahan nggak produktif namun nggak bisa dikembalikan jadi hutan.

Kopi tanpa biji dibuat untuk mencegah penggundulan hutan. (Atomo Coffee)

“Penggundulan hutan untuk membuka kebun kopi sangatlah mengkhawatirkan. Setiap hari, hutan seluas Central Park New York dirusak hanya untuk membuka kebun tersebut. Ini nggak bisa dibiarkan karena bisa membuat perubahan iklim semakin parah,” ungkap salah seorang pimpinan Atomo Coffee Andy Kleitsch saat meluncurkan produk kopi tanpa biji tersebut pada New York Coffee Festival pada Jumat (29/9/2023) sebagaimana dilansir dari Tempo, Rabu (4/10).

Dengan adanya biji tanpa kopi, diharapkan kebutuhan biji kopi bisa ditekan sehingga pembukaan lahan-lahan baru untuk kebun kopi pun bisa diturunkan.

“Hal itulah yang memang ingin kamu cegah,” lanjut Kleitsch.

Nggak hanya mencegah deforestasi, Kleitsch juga mengklaim proses pembuatan produk kopinya menghasilkan emisi karbon lebih sedikit 93 persen jika dibandingkan dengan produksi kopi konvensional. Penggunaan airnya juga 94 persen lebih sedikit. Hal ini diharapkan juga bisa menjadi pionir produksi kopi ramah lingkungan pada masa depan.

Harga kopi tanpa biji ini memang masih lebih mahal, yaitu 20,99 Dollar AS per pon dibandingkan dengan 10 sampai 14 Dollar AS per pon untuk kopi sangrai pada umumnya. Tapi, Atomo Coffee yakin jika di masa depan, kopi buatannya akan lebih dicari di masa depan.

“Akan ada masalah ketersediaan kopi dalam 20-30 tahun ke depan, saya yakin itu,” ucap Kleitsch.

Hm, kalau sampai kopi tanpa biji ini juga dijual di Indonesia, apakah kamu akan tertarik untuk mencobanya, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: