BerandaHits
Jumat, 2 Apr 2020 16:00

Info Penting! Jalan-Jalan Protokol di Pusat Kota Semarang Tutup 24 Jam Selama Akhir Pekan

Kawasan Simpang Lima lengang karena ditutup mulai petang hingga pagi. (Inibaru.id/ Audrian F)

Setelah beberapa hari ini beberapa jalan protokol di pusat kota ditutup pada pukul 18.00 sore, kali ini Wali Kota Semarang bermaksud menutupnya penuh pada akhir pekan. Aturan ini diambil bedasarkan evaluasi yang sudah dilakukan beberapa instansi terkait.<br>

Inibaru.id - Langkah pencegahan virus corona terus digencarkan Kota Semarang, salah satunya dengan menutup pusat kota untuk menghindarkan keramaian. Namun kali ini, pemberlakuan penutupan di sejumlah ruas jalan akan lebih diperpanjang waktunya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membeberkan, setelah berkoordinasi dengan pihak Polrestabes, Dishub dan Dirlantas Polda Jateng, penutupan tersebut akan dilakukan selama 24 jam.

"Kita akan lakukan penutupan pada Jumat, Sabtu, Minggu. Kemungkinan kita tutup 24 jam. Untuk Senin sampai Jumat, jalan kita tutup sore hingga pagi hari. Tapi Untuk Sabtu-Minggu 24 jam," katanya.

Hendrar Prihadi sudah mengumumkan penutupan jalan protokol. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Perpanjang durasi tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi penutupan jalan yang dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu lalu. Menurutnya, peraturan ini terbukti efektif mengurangi mobilitas masyarakat.

Jalan yang ditutup meliputi Jalan Pandanaran mulai Tugumuda sampai Simpang Lima, Jalan Pemuda mulai Paragon mall sampai Tugumuda, Jalan Pahlawan mulai Air Mancur sampai Simpang Lima, Jalan A Yani mulai Simpang RRI sampai Simpang Lima, serta Jalan Gajah Mada.

Lebih jauh, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi juga belum memutuskan untuk melakukan penutupan kota. Namun dia akan mendukung apabila masyarakat mau menutup daerah-daerah kecilnya masing-masing.

"Kami lagi menggerakkan warga-warga di kampung-kampung, Pak RT dan Pak RW untuk memasang portal, artinya kalau warga sendiri bisa buka tutup tapi kalau ada orang luar kan pasti akan ditanya," ujarnya.

Beberapa orang sedang duduk-duduk di sekitar Simpang Lima. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah perlunya bergerak bersama. Setelah masyarakat paham dan mau bergerak bersama, hal berikutnya yang menjadi fokus Pemkot Semarang adalah kesembuhan pasien covid-19.

Jadi seperti itu ya, Millens. Yuk, saling membantu untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: