BerandaHits
Jumat, 24 Nov 2022 08:01

IDiA, Agensi Iklan AMSI untuk Konten dan Bisnis Media yang Sehat

AMSI luncurkan agency iklan IDiA untuk ciptakan konten dan bisnis media yang sehat. (Dokumen AMSI)

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) membentuk agensi iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital AMSI (IDiA). Agensi ini memastikan media yang berada di dalamnya akan memberikan konten yang sehat dengan bisnis yang sehat pula.

Inibaru.id - Media yang sehat menyuguhkan konten dan bisnis yang sehat pula. Sayangnya sebagai warganet, kita masih sering melihat konten bohong, merusak moral, dan nggak mendidik ya, Millens.

Nah, dalam rangka mengurangi konten yang nggak kita inginkan dan menciptakan iklim sehat media, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meluncurkan agensi iklan dengan bendera PT Inisiatif Digital AMSI atau disingkat IDiA di Ballroom 1, Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2022).

Peluncuran agensi iklan yang merupakan hasil keputusan kongres organisasi itu dilakukan di tengah acara IDC 2022 pada Senin (21/11/2022). Agensi ini bakal memastikan media yang berada di dalamnya akan memberikan konten yang sehat dengan bisnis yang sehat pula.

Launching IDiA ini dihadiri pengurus pusat AMSI serta para ketua AMSI wilayah dari berbagai daerah di Indonesia. Event bersejarah ini pun sekaligus memberikan nuansa kebersamaan terhadap para anggota AMSI baik yang ada di kepengurusan pusat maupun di daerah.

Adapun susunan Komisaris PT Inisiatif Digital AMSI yakni, Komisaris Utama Wenseslaus Manggut, Komisaris Suwarjono, Irfan Junaidi, Wahyu Dhyatmika dan Maryadi. Untuk Direksi yakni Direktur Utama Adi Prasetya, wakil Direktur Utama Dwi Eko Lokononto dan Direktur Ismoko Wijaya.

Bisnis Media yang Lebih Baik

Ketua AMSI Wenseslaus Manggut dalam sambutannya mengatakan, agensi yang dibesut merupakan jalan untuk membuat ekosistem bisnis media menjadi lebih baik.

"Dari awal kita punya slogan menjadikan media kita kontennya sehat dan bisnisnya sehat. Inilah bentuk realisasi dengan adanya agency yang nantinya membuat ekosistem media menjadi sehat," terangnya.

Menurut Wens, sapaan Wenseslaus Manggut, suka atau tidak suka setiap media akan masuk ke dalam ekosistem di mana persaingan yang ketat. Demikian pula halnya dengan para brand, baik nasional maupun Internasional akan menyasar ke daerah.

"Butuh wadah dan penggerak untuk bisa mengambil brand-brand tersebut. Kita ingin brand yg sehat landing di media yang berkualitas. Untuk itu ekosistemnya harus kita bantu," tambahnya.

Lebih lanjut disebutkan, saat ini AMSI menaungi 412 media siber dari seluruh Indonesia. Tentunya, tidak bisa tunggal dalam mendapatkan bisnis bersama brand-brand tersebut. Sehingga agensi adalah solusi untuk menaunginya. "Tugas agency adalah memberikan jalan untuk menggaet brand tersebut agar landing di media yg berkualitas," imbuhnya lagi.

Siap Bekerja Sama

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMSI, Wahyu Dhyatmika menambahkan, agensi AMSI ini siap bekerja sama dengan berbagai pihak. Saat ini IDiA bekerja sama dengan internews lewat Ads For News yang menerapkan brands safety ketat.

"Jadi ada guideline yang diterapkan sehingga baik media yang dinaungi agency ini maupun brand akan berada pada ekosistem yang sehat," terangnya.

Director Ads For News, Chris Hajecki dalam pemaparannya melalui zoom meeting menyampaikan senang sekali bekerja sama dengan AMSI melalui agensi. Hal ini, kata dia, merupakan kesempatan untuk bekerjasama dengan berbagai media lokal maupun nasional yang ada di Indonesia.

"Ads for News memiliki tujuan sederhana untuk memungkinkan mereka memperkuat komunitas tempat mereka menjual dengan beriklan dengan media berita lokal tepercaya yang melaporkan komunitas tersebut," ujarnya.

Semoga dengan adanya agensi iklan yang ditangani oleh AMSI, sebagai netizen kita bisa lebih sering melihat konten dan iklan yang sehat di dalam media yang sehat pula ya, Millens! (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: