BerandaHits
Sabtu, 20 Feb 2026 16:34

Hiu Raksasa Tiba-Tiba Muncul di Laut Antarktika, Pertanda Perubahan Iklim Makin Parah?

Ilustrasi kemunculan hiu di Laut Antarktika membuat para ahli terkejut. (AFP)

Selama puluhan tahun, perairan beku Antarktika dianggap mustahil dihuni oleh hiu. Namun, kamera peneliti baru saja menangkap penampakan sleeper shark berukuran 4 meter yang sedang berenang santai di suhu nyaris nol derajat. Temuan ini bukan cuma mengejutkan, tapi juga jadi alarm serius soal kondisi bumi kita.

Inibaru.id - Pernah bayangin nggak, di balik air laut Antarktika yang suhunya nyaris beku, ternyata ada "monster" laut yang diam-diam berenang? Selama ini, para ilmuwan yakin banget kalau Antarktika itu zona bebas hiu karena airnya yang kelewat dingin. Tapi, sebuah temuan baru-baru ini bikin dunia sains heboh sekaligus ketar-ketir!

Sesosok hiu berukuran jumbo tertangkap kamera sedang asyik "ngadem" di sana. Apakah ini pertanda alam lagi nggak baik-baik saja?

Jadi, Tim dari Minderoo-UWA Deep-Sea Research Centre awalnya nggak punya ekspektasi muluk-muluk saat memasang kamera di Pulau South Shetland, dekat Semenanjung Antarktika. Namun, Januari 2025 kemarin, sesosok hiu besar sepanjang 3-4 meter muncul dengan tenang di kedalaman 490 meter.

Alan Jamieson, sang direktur pusat penelitian, sampai dibuat melongo. "Kami turun ke sana tanpa mengharapkan melihat hiu karena ada aturan umum bahwa hiu tidak ada di Antarktika," kata Jamieson melansir CNN (20/2). Dia menambahkan, "Dan ini bukan hiu kecil. Ini hiu yang besar. Makhluk-makhluk ini seperti tank."

Bertahan Hidup di Lapisan Air Terhangat

Ilustrasi hiu hidup di lapisan air yang paling hangat di Antarktika. (Pexels)

Hiu sleeper ini ditemukan berenang di air yang suhunya cuma 1,27 derajat Celsius. Menurut para ahli, hiu ini sengaja menjaga kedalamannya di angka 500 meter karena di situlah lapisan air yang paling "hangat" di tengah struktur laut Antarktika yang bertumpuk-tumpuk.

Di kedalaman yang sepi itu, hiu-hiu ini diperkirakan bertahan hidup dengan memakan bangkai paus atau cumi-cumi raksasa yang tenggelam ke dasar laut.

Alarm Perubahan Iklim?

Temuan ini memicu diskusi hangat di kalangan ahli biologi. Peter Kyne dari Universitas Charles Darwin menduga kalau pemanasan lautan akibat perubahan iklim bisa jadi faktor pendorong hiu-hiu ini makin berani "main" ke arah selatan yang lebih dingin.

Meski begitu, ada kemungkinan lain: bisa jadi hiu ini memang sudah ada di sana sejak lama, cuma baru sekarang saja manusia berhasil memotretnya. "Ini luar biasa. Hiu berada di tempat yang tepat, kamera berada di tempat yang tepat, dan mereka mendapatkan rekaman yang luar biasa. Ini cukup signifikan," ucap Kyne.

Kenapa baru ketemu sekarang? Jamieson menjelaskan kalau pengawasan di laut Antarktika itu sangat terbatas. Kamera cuma bisa beroperasi pas musim panas (Desember-Februari).

"Selama 75 persen sisa tahun, tidak ada yang memantau sama sekali. Dan itulah mengapa, menurut saya, kita sesekali menemukan kejutan-kejutan ini," tutup Jamieson.

Sepertinya, kemunculan predator besar ini di wilayah yang seharusnya bebas hiu adalah pengingat bahwa ekosistem laut kita sedang berubah drastis. Kalau Antarktika saja sudah "ditembus", apa kabar laut-laut lainnya?

Gimana menurutmu, Gez? Apakah hiu ini memang pendatang baru atau penghuni lama yang baru ketahuan? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: