BerandaHits
Kamis, 26 Jun 2019 11:04

Gunung Merapi Kembali Luncurkan <em>Wedhus Gembel</em>

Gunung Merapi luncurkan wedhus gembel. (Antara foto/Aloysius Jarot Nugroho)

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas atau <i>wedhus gembel</i> pada Rabu (26/6/2019) pagi. Jarak luncur awan panas itu mencapai 1,3 km .

Inibaru.id - Gunung Merapi kembali keluarkan awan panas atau yang lebih dikenal dengan wedhus gembel pada Rabu (26/6/2019) pukul 06.05 WIB. Meskipun begitu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kebencanaan Geologi (BPPTKG) tetap mempertahankan status gunung ini di level waspada.

Awan panas guguran Gunung Merapi berlangsung selama 136 detik dengan amplitudo 60 mm.

“Jarak luncur awan panas mencapai 1.350 meter ke arah hulu Kali Gendol,” tulis akun Twitter resmi milik BPPTKG @BPPTKG.

Selain awan panas yang keluar pagi ini, BPPTKG juga mencatat terjadi guguran sebanyak delapan kali dengan amplitudo 3 hingga 35 mm dan durasi 33,8 hingga 98 detik yang berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB hari ini pada gunung yang terletak di antara Jawa Tengah dan DI Yogyakarta itu.

Pemantauan BPPTKG juga menunjukkan gunung masih bisa dilihat jelas dengan asap kawah berwarna putih berintensitas tipis. Tinggi asap kawah sekitar 50 meter. Sementara itu, dari kamera pemantau CCTV, terlihat empat kali guguran lava mencapai jarak luncur 450 hingga 1.000 meter, semuanya mengarah ke hulu Kali Gendol.

Hanik Humaida, Kepala BPPTKG menyarankan siapa saja untuk menjauh radius 3 km dari Puncak Merapi.

“Kalau di luar radius 3 km dari puncak masyarakat masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” saran Hanik.

Selain itu, meskipun di Indonesia secara umum sudah musim kemarau, Hanik juga menyarankan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan bahaya lahar, apalagi jika di bagian puncak Merapi mengalami hujan.

Kamu bisa mengecek perkembangan Gunung Merapi lewat media sosial BBPPKG lewat akun Twitter @bpptkg dan akun Facebook: Infobbptkg. Kamu juga bisa mengecek aktivitas Merapi lewat radio komunikasi degan frekuensi 165.075 Mhz.

Kalau Millens mau main di sekitar Merapi, pastikan untuk mematuhi aturan dari pemerintah dan masyarakat sekitar, ya! (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cerita Jalur Kereta Terpanjang di Dunia: Trans-Siberian Railway

26 Feb 2026

Eksis Sejak 1955, Percetakan Menara Kudus Terus Konsisten Produksi Al-Quran Fisik

26 Feb 2026

Tradisi Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 4 Semarang: Membahayakan!

26 Feb 2026

Berburu Patin Monster di Danau Semarang Zoo, Berbekal Joran dan Rasa Penasaran

26 Feb 2026

Bukan Sekadar Berisik, Tradisi Tongtek Jepara Adalah Simbol Solidaritas dan Kreativitas Tanpa Batas!

26 Feb 2026

Mizab Al Rahman, Talang Emas Berduri Ka’bah yang Penuh Berkah

26 Feb 2026

Hanya Eksis di Ramadan, Begini Kelezatan Petis Bumbon Khas Semarang

27 Feb 2026

Cek Jadwal Gerhana Bulan Total di Indonesia pada 3 Maret 2026 Nanti

27 Feb 2026

Apresiasi Pelanggan Setia dengan Mobil dan Skuter via Program BombasTri

27 Feb 2026

Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 di Candi Prambanan, Catat Tanggal Mainnya!

27 Feb 2026

Matematika Sulit? Bisa Jadi Karena Otakmu 'Gagal Move On' dari Kesalahan

27 Feb 2026

Korea Selatan Berencana Bebaskan Visa untuk Turis Indonesia!

27 Feb 2026

Menguak Asal Istilah 'Udan Kethek', Fenomena Hujan Turun saat Cuaca Sedang Panas

28 Feb 2026

Benarkah Tidur Setelah Sahur Selalu Bikin Mimpi Buruk?

28 Feb 2026

Jadi Tujuan Utama Mudik 2026, Jateng Siapkan Layanan dan Pengawasan Ketat

28 Feb 2026

Pameran Tatah 2026, Etalase Karya Ukir Jepara di Museum Nasional

28 Feb 2026

Bukan Lemah, Ini Alasan Kenapa Air Matamu Gampang Banget Menetes

28 Feb 2026

Sambut Pemudik, Kemantapan Jalan Nasional di Jateng Tembus 93,47 Persen

28 Feb 2026

Mencicipi Lezatnya Rasa Serabi Ndeso di Grobogan

1 Mar 2026

Sering Ikut Tren Bikin Karikatur dengan AI Memakai Foto Diri, Berbahaya nggak Sih?

1 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: