BerandaHits
Kamis, 30 Jul 2025 13:06

Grocery Dating; Ketika Tanda Cinta Muncul di Rak Belanja

Ilustrasi: Konsep grocery dating adalah upaya mengenal pasangan lebih dekat dengan berbelanja bersama. (Getty Images via Austinmonthly)

Lupakan kedai kopi edgy atau restoran cozy, tanda cinta sebetulnya acap muncul di deretan rak belanja di supermarket. Nggak percaya? Cobalah konsep grocery dating dan temukan jodoh idealmu di sana.

Inibaru.id - Jodoh memang sulit diprediksi. Inilah yang dialami Qanita, seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kota Semarang. Sebagai orang yang jarang menginjakkan kaki di mal, sulit dipercaya dia bertemu jodoh di sebuah supermarket.

Terlebih, pertemuan itu nggak terjadi di Semarang yang menjadi tempat kerjanya saat ini, tapi di Surabaya yang berjarak ratusan kilometer dari Kota Lunpia. Peristiwa itu terjadi sekitar tiga tahun lalu. Dia tengah mengantre di kasir ketika sosok yang kini menjadi suaminya tersebut berdiri di meja kasir di sebelahnya.

"Sebagai perempuan berkepala tiga, aku nggak percaya pada cinta pada pandangan pertama, tapi entah kenapa aku suka sama yang ini," tuturnya sembari tersipu malu, belum lama ini. "Bukan sama orangnya, tapi aku suka sama isi keranjang belanjanya yang sehat banget."

Seingatnya, waktu itu isi keranjang belanja lelaki yang berusia lima tahun lebih tua darinya tersebut nggak banyak; hanya seember yogurt plain, buah alpukat dan melon, beberapa sayur organik, serta snack untuk kucing. Namun, justru dari situlah mereka akhirnya berkenalan.

Mengenal Konsep Grocery Dating

Tanpa mengesampingkan romansa unik yang dialami Qanita, menemukan jodoh di supermarket atau menghabiskan waktu berdua dengan berbelanja bulanan agar bisa saling mengenal sejatinya bukanlah satu hal yang langka. Konsep ini dikenal sebagai "Grocery Dating".

Ada sebuah studi yang mengatakan, kebiasaan kecil seperti cara mengambil barang, menyapa penjaga kasir, atau apa yang ada dalam keranjang belanja bisa mencerminkan nilai dan kepribadian seseorang. Karena itulah di luar negeri banyak orang sengaja menjadikan supermarket sebagai tempat untuk mencari jodoh.

Ilustrasi: Untuk pasangan baru, grocery dating bisa menjadi cara untuk mengenal partner dengan lebih baik. (Pexels)

Bahkan, bagi sebagian orang, berbelanja juga acap digunakan pasangan untuk saling mengenal, khususnya bagi mereka yang baru kenal. Sementara, bagi mereka yang telah lama menjalin hubungan, konsep yang kemudian dikenal sebagai grocery dating itu digunakan untuk koneksi yang lebih dalam.

"Berkat kejadian itu, aku jadi suka konsep belanja bareng pasangan, baik pas pacaran maupun setelah menikah dan sekarang punya anak. Terasa intimate dan lucu aja bisa ngobrol panjang lebar di koridor supermarket sambil sesekali jadiin apa yang dibeli sebagai bahan obrolan," aku Qanita.

Mengapa Grocery Dating Menarik?

Sebuah survei terbaru dari Smirnoff dan YouGov menunjukkan bahwa hampir setengah dari Gen Z di Australia lebih memilih mencari pasangan di supermarket ketimbang lewat aplikasi kencan. Temuan ini cukup mengejutkan, mengingat mereka dikenal sebagai generasi digital.

Namun, banyak dari mereka mengaku mulai jenuh dengan dunia online dating yang dianggap terlalu dangkal dan membosankan. Supermarket dianggap menawarkan suasana yang lebih alami dan autentik untuk memulai interaksi.

Menurut pakar kencan Samantha Jayne, supermarket memungkinkan seseorang menilai karakter calon pasangan secara spontan, mulai dari cara mereka berpakaian, memilih makanan, hingga perilaku kecil lainnya yang mungkin nggak akan terlihat saat berada di depan orang lain.

"Di supermarket, kamu bisa mendapatkan kesan pertama yang lebih jujur dan realistis. Tidak ada filter kamera atau profil yang dibuat-buat. Justru dalam situasi santai seperti ini, seseorang cenderung menunjukkan sisi aslinya, termasuk preferensi gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari yang penting untuk membangun hubungan jangka panjang," tuturnya, dikutip dari News (24/10/2024).

Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran dalam cara anak muda membangun relasi. Bukan lagi via dunia maya, tapi koneksi yang lebih nyata seperti tempat belanja. Inilah salah satu alasan yang membuat grocery dating menjadi menarik untuk dicoba.

Nah, buat kamu yang merasa belum cukup mengenal atau pengin lebih dekat dengan partner hidupmu, nggak ada salahnya sesekali menerapkan konsep grocery dating ini pas belanja mingguan atau bulanan ya. Semoga berjodoh! (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: