BerandaHits
Sabtu, 20 Jul 2018 10:04

Gelar Relay Marathon, Tiket.com Pilih Kudus sebagai Tuan Rumah

Konferensi pers TKRM. (Medcom.id/Rendy)

Millens, kamu penyuka olahraga lari? Kalau iya, acara satu ini sepertinya nggak boleh kamu lewatkan. Yuk, cek ulasan berikut.

Inibaru.id – Tiket.com bakal menyelenggarakan lomba lari relay marathon bertaraf Internasional pada 21 Oktober mendatang. Sesuai namanya, acara bertajuk Tiket.com Kudus Relay Marathon (TKRM) itu digelar di Kudus, Jawa Tengah. Nggak tanggung-tanggung, total hadiahnya mencapai Rp 160 juta, lo.

Lomba relay marathon ini terinspirasi dari lari ekiden khas Negeri Sakura yang sudah ada sejak 1917, Millens. Saat itu, lari ekiden pertama disponsori surat kabar Yomiuri Shimbun. Sementara itu, Hakone Ekiden yang digelar pada 1920 menjadi lomba lari ekiden yang paling populer karena jarak yang lari sejauh 217,9 km yang ditempuh dalam dua hari.

Eits, tapi jarak tersebut masih kalah dengan lari ekiden Japan’s Prince Takamatsu Cup Nishinippon pada 1951 yang mematok jarak sejauh 1.064 km. Saking seringnya digelar di Jepang, lomba lari ekiden disebut-sebut bisa memunculkan pelari-pelari marathon yang tangguh, lo. Hal ini terbukti dari dominasi pelari Jepang pada daftar pelari terbaik di dunia pada 1966 silam. Sebanyak 15 pelari dari 17 pelari marathon terbaik di dunia berasal dari Jepang. Nah, melihat animo tersebut, Tiket.com mengadakan TKRM 2018 dengan harapan dapat memenuhi keinginan masyarakat.

Sistem perlombaan relay marathon nanti yakni para peserta akan berlari dalam waktu singkat tapi dilakukan secara estafet dengan tim seregu. Setiap regu yang terdiri atas empat peserta itu harus menempuh jarak 42,195 km. Namun, jarak yang ditempuh setiap pelari dalam regu itu nggak sama.

Lomba lari ekiden. (Crawlspacemaster.com)

Race Director TKRM 2018 Bertha Gani menjelaskan pelari pertama dan kedua akan berlari sejauh 10,5 km, sedangkan pelari ketiga menempuh jarak 10,6 km. Sementara itu, pelari keempat yang menjadi kunci regu akan berlari sejauh 10,59 km. Nggak cuma lari, mereka harus mengenakan selempang atau tasuki sebagai benda yang diestafetkan.

“Kain tersebut akan dioper ke pelari berikutnya, begitu seterusnya," ujar Bertha saat jumpa pers di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 18 Juli 2018.

Lebih lanjut, Co-founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa menargetkan peserta TKRM 2018 mencapai 5.500 orang. Dia optimis target tersebut terpenuhi karena TKRM 2018 bertaraf Internasional yang artinya bisa diikuti warga lokal maupun asing.

"Melalui Tiket.com Kudus Relay Marathon 2018, kami antusias dan senang bisa merangkul komunitas pelari yang tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga para pelari internasional. Hal ini sejalan dengan keinginan Tiket.com untuk terlibat pada berbagai kegiatan olahraga di Indonesia, setelah sebelumnya kami mendukung MXGP Indonesia 2018 dan kejuaraan bulu tangkis bergengsi Indonesia Open," kata Gaery.

Alasan kamu harus ikut TKRM 2018. (Tiket.com)

Oh iya, kabarnya mantan pebulu tangkis Indonesia Hariyanto Arbi juga ikut berpartisipasi pada TKRM, nih. Keikutsertaan Hariyanto diharapkan bisa mendorong semangat masyarakat untuk ikut kompetisi ini.

Kota Kudus Dipilih Karena Istimewa

Gaery menyebut Kota Kretek dipilih sebagai tuan rumah TKRM karena dianggap istimewa. Kabupaten Kudus dinilai memiliki sejumlah keunikan mulai dari budaya yang majemuk, wisata religi, hingga kuliner khas yang memanjakan lidah. Dengan begitu, acara TKRM sekaligus dapat mempromosikan budaya Kudus kepada para peserta baik dari dalam maupun luar negeri.

"Kami optimistis TKRM 2018 juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kudus dari sisi pariwisata dan ekonomi kreatif. Maka dari itu, kami mengundang para pecinta olahraga khususnya lari untuk melihat lebih dekat keramahan masyarakat Kudus," lanjut Gaery.

Jadi, jangan sampai lewatkan acara menarik ini ya, apalagi panitia menyediakan promo menarik berupa harga spesial penjualan tiket early bird dan diskon khusus.  Kamu juga bisa mendapat potongan harga untuk setiap pembelian tiket pesawat atau hotel melalui Tiket.com.

Mau tiket gratis TKRM? Bisa kok! Kamu tinggal memesan paket perjalanan religi ke Kota Kudus dan kamu akan dapat bonus tiket TKRM. Yuk, cuss langsung agendakan dan beli tiketnya! (IB06/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: