BerandaHits
Kamis, 4 Nov 2020 10:03

Geger Ada Bau Bangkai Menyengat, Warga Justru Senang Saat Tahu Asalnya

Ilustrasi mencium bau nggak sedap. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Warga Mijen, Kota Semarang, sempat heboh dengan aroma bau bangkai yang sangat menyengat. Saat ditelusuri, sumbernya justru sangat nggak diduga. Seperti apa sih asalnya?

Inibaru.id – Warga Kampung Wonopolo RT 5 RW 8 di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, sempat digegerkan dengan aroma bau bangkai yang menyengat. Mereka yang menaruh curiga pun langsung mencari dari mana asal aroma tersebut. Nggak disangka, sumbernya ternyata bukan berasal dari benda yang mencurigakan, melainkan dari sebuah bunga bangkai Suweg.

Ternyata, di wilayah tersebut, bunga bangkai suweg bukanlah hal yang baru. Pada November 2019 lalu misalnya, bunga bangkai Suweg muncul di dekat dengan sebuah kandang ayam dengan ukuran yang cukup besar. Kemunculan bunga bangkai ini bahkan sudah ada sejak 2003. Lokasinya kemunculannya memang berpindah-pindah, namun nggak pernah jauh-jauh dari kandang ayam yang dimiliki oleh seorang warga bernama Roziqin.

“Kalau tahun 2019 agak ke selatan munculnya, sekitar tiga meter dari posisi sekarang. Tumbuhnya memang pindah-pindah. Para tetangga sudah biasa dengan aroma dan bunga ini,” jelas Roziqin, Selasa (3/11/2020).

Bunga bangkai Suweg. (Flickr/ Barry Stock)

Bunga bangkai Suweg seringkali muncul saat musim penghujan tiba. Tapi yang menghebohkan, untuk tahun ini aromanya sangat menyengat karena mirip bau mayat atau bangkai binatang yang sudah mulai membusuk. Aroma ini bisa bertahan hingga sepekan. Meski warga merasa kurang nyaman, mereka memilih untuk membiarkannya karena dianggap sebagai hal yang langka. Meski begitu, warga juga nggak memberikan perawatan atau perlakukan khusus pada tanaman yang mekar setahun sekali tersebut.

Nah, menurut keterangan dari Pengendali Ekosistem Muda Hutan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, bunga bangkai memang wajar tumbuh di Indonesia, khususnya di musim penghujan. Meski jarang ditemukan, bunga ini ternyata masuk dalam tanaman yang nggak dilindungi.

“Karena bisa tumbuh di mana saja meski jarang di pengunungan tinggi. Umbi dari bunga bangkai justru enak,” ungkap Budi Ambong dari BKSDA.

Kalau tumbuh di dekat rumahmu, bakal kamu cabut apa biarkan nih, Millens? Secara baunya menyengat. (IDN/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: