BerandaHits
Rabu, 7 Jan 2025 11:04

Eks Menlu RI Retno Marsudi Bergabung dengan Perusahaan Kosmetik, Apa Jabatan dan Tugasnya?

Retno Marsudi kini menjadi Utusan Khusus PPB untuk Isu Air. (GNFI)

Eks Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi kini mejabat sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact. Apa tugasnya ya?

Inibaru.id - Siapa yang nggak kenal dengan Retno Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri RI era Presiden Joko Widodo? Perempuan bertubuh mungil dengan fesyen yang selalu menarik itu memiliki kiprah segudang. Jauh sebelum menjadi Menlu, dia lebih dulu bergabung dengan Kementerian Luar Negeri RI sejak 1986.

Perempuan berusia 62 tahun itu pernah ditugaskan sebagai Direktur Eropa Barat (2003-2005), Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia (2005-2008), Direktur Jenderal Amerika dan Eropa (2008-2012), dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda (2012-2014).

Lalu, apa kabar Eks-Menlu Retno setelah purna tugas? Setelah nggak menjabat Menlu, dirinya justru makin sibuk, Millens. Perempuan lulusan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada tahun 1985 itu kini ditunjuk sebagai Utusan Khusus PPB untuk Isu Air.

Salah satu tugas Retno adalah menggalang kemitraan dan menginisiasi upaya bersama dalam memajukan agenda air, termasuk menindaklanjuti hasil Konferensi Air PBB 2023.

Nah, rupanya kesibukan ibu dua anak itu nggak cukup di situ. Sekarang dia resmi bergabung dengan perusahaan kosmetik lokal yang menaungi brand Wardah, ParagonCorp, sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact. Hm, kamu pasti nggak menyangka, kan?

Kolaborasi untuk Dampak yang Lebih Baik

Bergabungnya Retno Marsudi dengan ParagonCorp karena visi dan misi yang sama. (Dokumentasi ParagonCorp)

Bergabungnya Retno Marsudi ke dalam ParagonCorp ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Retno dengan dr. Sari Chairunnisa selaku Deputy CEO ParagonCorp di kantor pusat Paragon di Jakarta pada Senin, 6 Januari 2025.

"Terima kasih sudah menyambut dan menerima saya ke dalam rumah Paragon Wardah ini. Pertemuan ini adalah hasil dari diskusi panjang bahwa kita mempunyai satu visi dan tujuan yang sama, yaitu kebaikan dan kebermanfaatan. Seringkali antara bisnis dan kebermanfaatan sulit disatukan, tetapi saya melihat Paragon sebagai perusahaan justru punya komitmen kuat untuk menyatukan keduanya," kata Retno.

Lalu, apa tugas Retno Marsudi terkait dengan jabatannya yang baru di perusahaan kosmetik, ya? Dalam kapasitasnya sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact, Retno bersama Paragon Wardah akan memperkuat upaya diplomasi global yang bertujuan memperluas jangkauan program-program Wardah, seperti Wardah Inspiring Teacher, Women Space, dan penyediaan akses air bersih; memperkuat hubungan internasional, dan menggerakkan gotong royong demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. Dalam hal ini, tugas Retno meliputi advokat strategis, penasihat, fasilitator, dan mentor.

"Topik pemberdayaan perempuan itu sangat dekat di hati saya, sehingga harapan saya agar langkah strategis kita bersama ini akan semakin memberikan dampak serta manfaat besar bagi Indonesia dan dunia," ujarnya.

Sementara itu, CEO Grup ParagonCorp, Harman Subakat menyatakan kebanggaannya dengan bergabungnya mantan Menlu RI itu ke dalam perusahaan. Menurutnya, Retno adalah tokoh pemimpin dengan pengalaman dan kiprah inspiratif dengan keahlian diplomasi global yang diakui secara internasional.

"Melalui keahlian diplomasi global beliau, kami akan membuka babak baru dalam kerja sama strategis. Tidak hanya memperkuat upaya kami untuk mencapai tujuan-tujuan mulia di kancah internasional, tetapi juga membawa praktik-praktik global untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi Indonesia dan dunia," katanya.

Wah, keren sekali kolaborasi dua pihak ini, ya? Kita semua pasti sudah nggak sabar menanti gebrakan dan pengaruh positif apa yang bakal diberikan oleh Retno Marsudi bersama ParagonCorp pada masyarakat Indonesia. Iya, kan? (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: