BerandaHits
Jumat, 20 Mei 2021 10:30

Di Indonesia, Kok Nggak Ada Plat Nomor Kendaraan Huruf C, Ya?

Plat nomor kendaraan, nggak ada yang huruf C. (Twitter/radenrauf)

Plat nomor kendaraan B untuk Jabodetabek, L untuk Surabaya, dan lain-lain. Tapi, kok nggak ada plat nomor kendaraan huruf C, ya? Ternyata ada lo sejarahnya.

Inibaru.id – Plat nomor kendaraan di Indonesia menunjukkan dari mana kendaraan tersebut berasal. Sebagai contoh, plat B menunjukkan kendaraan dari Ibu Kota Jakarta. Tapi, pernahkah kamu menyadari kalau di Indonesia nggak ada plat kendaraan huruf C?

Kalau menurut aturan kepolisian, plat kendaran dikenal dengan sebutan Nomor Tanda Kendaraan Bermotor atau TNKB. Plat nomor ini berlaku lima tahun saja, Millens. Plat ini terdiri atas kombinasi nomor dan huruf. Huruf depan biasanya menandakan suatu wilayah dalam lingkup besar, sementara yang di belakang bisa terdiri atas dua atau tiga huruf.

Nah, kita membahas tentang huruf di bagian depan. Huruf ini dari A sampai Z dan terkadang merupakan kombinasi dua huruf. Sebagai contoh, plat A untuk wilayah Banten, B untuk Jabodetabek, dan AB untuk wilayah Yogyakarta. Hanya, usai A dan B, nggak ada C, yang ada justru plat D untuk wilayah Bandung. Lantas, mengapa nggak ada huruf C, ya?

Ternyata, hal ini berawal dari masa penjajahan Belanda. Oya, asal kamu tahu, penggunaan kode wilayah plat nomor ini sudah ada sejak masa kolonial lo. Nah, di masa itu, Indonesia masih memakai ejaan lama alias ejaan Soewandi. Saat itu, huruf C ditulis dengan TJ. Contohnya, nama Cahyo ditulis Tjahjo gitu, Millens.

Sejarah plat nomor kendaraan Indonesia sudah ada sejak zaman kolonial. (Twitter/prfmnews)

Kalau sekarang, plat C dengan kombinasi huruf lainnya dipakai untuk kendaraan khusus. Sebagai contoh, kalau kamu menemukan kendaraan dengan huruf depan plat nomor CC, bisa dipastikan dipakai oleh staf konsulat dari negara lain yang ada di sini. Nah, kalau plat nomor CD, pemakainya adalah anggota diplomatic dari negara lain yang tinggal di sini.

Sebenarnya, ada juga lo huruf lain yang nggak dipakai sebagai huruf depan plat nomor di Indonesia, yakni J, X, I, serta O. Kalau yang ini sih belum jelas alasannnya, Millens.

Penentuan Huruf dan Daerah pada Plat Nomor

Kalau kamu masih bertanya-tanya mengapa plat nomor di Jabodetabek adalah B dan lainnya, ada sejarah uniknya, lo. Jadi gini, Millens. pada 1810, Inggris menduduki Batavia dengan membawa sekitar 15.600 pasukan. Pasukan ini adalah Batalion B. Sejak saat itulah, kendaraan di sana diberi huruf B agar lebih mudah dikenali.

Pasukan Inggris di Surabaya adalah Batalion L sehingga sekarang plat nomornya adalah L. Sementara itu, pasukan Inggris yang menduduki Pekalongan adalah Batalion G, dan lain-lain. Kalau untuk Yogyakarta dan Surakarta, diberi plat nomor khusus AB dan AD karena adanya Kesultanan Mataram di sana.

Meski Belanda kembali menguasai Indonesia pada 1816, sistem plat nomor ini ternyata tetap diteruskan. Hal ini juga berlanjut saat Indonesia merdeka pada 1945.

Jadi, sudah tahu kan mengapa nggak ada plat nomor kendaraan C di sini, Millens? (Buz/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: