BerandaHits
Selasa, 10 Nov 2025 09:01

Di Balik Fenomena Meningkatnya Angka Pernikahan Warga Korea dengan Warga Asing

Angka pernikahan warga Korea dengan warga asing meningkat. (YouTube/K Explorer)

Sejak pandemi COVID-19, jumlah warga Korea yang menikah dengan warga dari negara asing semakin meningkat, lo. Berikut adalah data lengkapnya.

Inibaru.id - Pernikahan antara warga Korea dan warga negara asing di Korea Selatan belakangan ini semakin banyak ditemui. Data terbaru dari Statistik Korea menunjukkan bahwa pada tahun lalu, jumlah pernikahan semacam ini mencapai angka tertinggi sejak pandemi COVID-19. Tercatat ada sekitar 21.450 pernikahan antara warga Korea dan pasangan asing alias naik 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejak pandemi COVID-19 melanda, pernikahan warga Korea dengan pasangan asing sempat turun drastis. Pada 2020, jumlahnya anjlok hingga hanya sekitar 16.000-an pernikahan, jauh dari angka 24.721 yang tercatat pada 2019. Namun, sejak 2022, angka pernikahan ini mulai pulih dan terus menunjukkan tren positif. Angka 21.450 pernikahan pada 2023 menunjukkan bahwa semakin banyak orang Korea yang membuka hati untuk menikahi pasangan dari luar negeri.

Siapa Saja Pasangannya?

Pernikahan antara warga Korea dan pasangan asing ini biasanya berupa pria Korea yang menikahi wanita asing. Sekitar 71,2% dari pernikahan semacam ini melibatkan pria Korea dan pasangan perempuan yang berasal dari berbagai negara. Negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam dan Thailand, serta Tiongkok menjadi tempat asal utama bagi para wanita yang menikahi pria Korea. Di sisi lain, perempuan Korea yang menikahi pria asing mencapai 18,2% dari seluruh pernikahan antarwarga Korea dan pasangan asing.

Selain itu, ada juga kategori pernikahan di mana salah satu atau kedua pasangan telah menjadi warga negara Korea (naturalized citizens). Meskipun hanya di angka 10,6%, pernikahan semacam ini menunjukkan adanya integrasi yang lebih dalam dengan masyarakat Korea.

Asal Negara Pasangan

Banyak warga Korea menikah dengan pasangan dari negara asing dari kawasan Asia. (X/koreabyme)

Perempuan asal Vietnam tercatat jadi yang paling banyak menjadi pasangan, sekitar 26,8% dari total pernikahan warga Korea dengan pasangan asing. Sementara itu, pasangan dari Tiongkok menyumbang 15,9% dan Thailand 10%. Ada sedikit penurunan dalam jumlah pasangan dari Vietnam dan Tiongkok dibandingkan tahun lalu, sementara tren pernikahan dengan pasangan dari Thailand justru sedikit meningkat.

Kelahiran Anak Multikultural

Selain pernikahan, tren ini juga mempengaruhi angka kelahiran di Korea Selatan. Anak-anak yang lahir dari pasangan multikultural kini menyumbang sekitar 5,6% dari total kelahiran di Korea. Meskipun persentasenya masih terbilang kecil, angka ini menunjukkan bahwa keberagaman mulai menjadi bagian dari masyarakat Korea. Bayi dengan orang tua dari berbagai latar belakang semakin banyak yang muncul, memberikan warna baru bagi demografi negara ini.

Walaupun pernikahan antara warga Korea dan warga negara asing ini masih memegang persentase yang lebih kecil dibandingkan pernikahan secara keseluruhan, tren ini menunjukkan adanya perubahan positif dalam masyarakat Korea yang semakin terbuka terhadap keberagaman. Dengan semakin banyaknya pasangan yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, Korea Selatan menuju arah yang lebih inklusif.

Hm, menarik juga ya data statistik tentang pernikahan warga Korea dengan warga asing ini, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: