BerandaHits
Jumat, 26 Feb 2026 09:01

Cerita Jalur Kereta Terpanjang di Dunia: Trans-Siberian Railway

Pemandangan alam cantik yang ditawarkan pengguna kereta Trans-Siberian Railway. (Travelandleisureasia)

Untuk menyelesaikan jalur kereta Trans-Siberian Railway, kamu membutuhkan perjalanan 7 hari di kereta. Terbayang nggak serunya?

Inibaru.id - Kalau biasanya perjalanan lintas negara identik dengan duduk manis beberapa jam di pesawat, kisahnya berbeda kalau kamu naik kereta Trans-Siberian Railway. Jalur kereta legendaris ini bukan cuma soal berpindah tempat, tapi tentang menikmati perjalanan superpanjang yang membelah dua benua sekaligus.

Awalnya, rute utama Trans-Siberia menghubungkan Moskow di Eropa dengan Vladivostok di ujung timur Benua Asia. Panjangnya sekitar 9.289 kilometer dan menjadikannya jalur kereta api terpanjang di dunia. Dibangun sejak akhir abad ke-19, proyek ini dulu jadi kebanggaan Kekaisaran Rusia sekaligus simbol ambisi besar menghubungkan wilayah-wilayah yang jauh di Siberia yang masuk wilayah Benua Asia.

Namun, ceritanya semakin menarik ketika bicara soal rute internasionalnya. Dari Moskow, kereta bisa diteruskan hingga Beijing atau bahkan Pyongyang. Untuk rute Moskwa–Pyongyang, total jaraknya tembus lebih dari 10.000 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 167 jam alias hampir tujuh hari.

Selama itu, kereta melintasi delapan zona waktu berbeda. Bayangkan, kamu bisa tidur malam, bangun, lalu menyadari bahwa kamu sudah berada di zona waktu yang berbeda, tanpa pernah turun dari gerbong.

Perjalanan selama hampir sepekan ini terasa seperti ekspedisi kecil di atas rel. Penumpang umumnya memilih kabin tidur karena durasinya jelas nggak sebentar. Di dalamnya tersedia tempat tidur bertingkat, ruang simpan barang, dan fasilitas dasar yang cukup nyaman untuk hidup sementara.

Peta jalur kereta Trans-Siberian Railway yang membentang dari Vladivostok sampai Moskow. (Russiantrain)

Ritme harian pun berubah: sarapan di gerbong restoran, membaca buku sambil ditemani suara gesekan roda, atau berbincang dengan sesama penumpang dari berbagai negara.

Soal pemandangan? Jangan ditanya. Dari kota-kota besar Rusia, lanskap perlahan berubah jadi hutan pinus Siberia yang seolah tak ada ujungnya. Kereta juga melintasi sungai-sungai besar dan hamparan padang rumput atau salju putih yang luas khas Eurasia. Ada momen ketika yang terlihat dari jendela hanyalah alam liar dan langit tak berbatas. Yang pasti, pengalaman ini bakal sulit didapat kalau kamu memilih moda pesawat terbang.

Untuk rute Moskwa–Vladivostok, harga tiket kelas dasar biasanya berkisar antara 170 hingga 400 dolar AS jika kamu memesan mandiri. Tapi kalau ingin perjalanan lebih nyaman dengan opsi beberapa kali singgahan, anggaran realistisnya bisa mencapai 1.000–1.500 dolar AS termasuk makan dan akomodasi.

Di sisi lain, rute internasional menuju Beijing atau Pyongyang tergolong lebih terbatas persediaan tiketnya dan jarang dipakai wisatawan umum, sehingga memberi kesan eksklusif tersendiri. Hal ini pun bikin harganya bisa lebih mahal.

Pada akhirnya, Trans-Siberian Railway bukan sekadar jalur transportasi. Ini adalah perjalanan lintas waktu dan ruang yang menghubungkan Eropa dan Asia dalam satu rangkaian kereta. Bagi sebagian orang, tujuh hari di atas kereta mungkin terdengar melelahkan. Tapi bagi para pencinta petualangan, justru di situlah letak romantismenya. Tertarik mencobanya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Persiapan Menghadapi Fenomena Alam Godzilla El Nino pada Musim Kemarau Nanti, Apa Saja?

1 Apr 2026

Memakai BBM yang Ditimbun Lama, Berbahaya Buat Kendaraan Nggak, Ya?

1 Apr 2026

Legenda Azan Pitu di Cirebon; Kisah Para Muazin Melawan Ilmu Hitam

1 Apr 2026

Kueh Makmur, Sajian Lebaran Lembut Bertabur Gula yang Sarat Makna

1 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: