BerandaHits
Jumat, 19 Mar 2020 10:37

Bijak Hadapi Corona; Jangan Panik, Tunda Piknik!

Pikatan Water Park di Kabupaten Temanggung ditutup sementara oleh Pemrov Jateng untuk mencegah penyebaran kasus Corona. (Inibaru.id/ Issahani)

Beberapa lembaga telah memberlakukan Work From Home (WFH) untuk mencegah penyebaran corona. Nggak cuma itu, sejumlah tempat wisata juga menutup operasionalnya.

Inibaru.id - Setelah imbauan untuk WFH didengungkan, saya sempat khawatir momen ini akan disalahgunakan orang-orang untuk berlibur. Maklumlah, kerja jadi sedikit santai. He. Lagipula, kerja bisa sambil piknik, begitu pembelaan mereka yang ada di kepala saya.

Karena itu, langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang secara resmi menutup puluhan tempat wisata sangat tepat. Bukan bermaksud menghambat kesenangan keluarga yang mungkin jarang bisa berlibur bareng. Tapi, ini merupakan langkah terbaik untuk melindungi semua orang termasuk diri sendiri dari bahaya yang nggak kelihatan.

Berikut tempat-tempat wisata yang mengalami penutupan. Sebelas lokasi di Kota Surakarta yaitu Taman Balekambang, Museum Keris, Museum Redya Pustaka, Keraton Kasunanan, TSTJ Jurug, WO Sriwedari, Mangkunegaran, Museum Batik Danarhadi, Tumurun Private Museum ditutup hingga akhir Maret. Sementara Museum Musik dan Lokananta belum diketahui sampai kapan akan ditutup.

Di Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sragen, Museum Karst dan Museum Sangiran juga ditutup sampai 29 Maret. Sementara Kabupaten Karanganyar, tiga lokasi wisata seperti Museum Dayu, Candi Sukuh dan Candi Cetho ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dua tempat wisata Kota Semarang yaitu Lawang Sewu dan Oemah Herborist tertutup. Oemah Herborist dijadwalkan tutup sampai 30 Maret. Sementara Lawang Sewu belum dapat ditentukan. Di Kabupaten Semarang Museum KA Ambarawa juga tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Lawang Sewu telah ditutup dan belum ditentukan sampai kapan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Penutupan besar-besaran terjadi di Kabupaten Magelang. Sebanyak 12 titik ditutup adalah Candi Borobudur, Ketep Pass, TR Mendut, TWA Kalibening, PAH Cabdi Umbul, Tlaga Bleder, Candi Mendut-Candi Pawon, Sendang Hagen Tirti Kencana, Wisata Telomoyo, Pendakian Gunung Andong, Candi Selogriyo, dan Top Selfi Kragilan ditutup hingga 30 Maret.

Di Kabupaten Banyumas, enam lokasi wisata tutup sampai akhir Maret, di antaranya adalah Baturraden, Taman Balai Kemambang, Taman Rekreasi Andang Pangrenan, Monumen Panglima Besar Sudirman, Wisata Husada Kalibacin, dan Museum Wayang Sendang Mas.

Kabupaten Klaten menutup empat tempat wisatanya hingga 22 Maret. Tempat wisata itu adalah OMAC, Bukit Sidoguro, Candi Plaosan, dan Candi Sojiwan. Di Kota Tegal, Pantai Alam Indah, Dukuh Kajongan, dan Rita Park tutup sampai 29 Maret.

Sementara Kabupaten Temanggung, wisata-wisata seperti Pikatan Waterpark, Pemandian Tirta Asri, Wana Wisata Jumprit, Situs Liyangan, Candu Pringapus, dan Posong, ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Di Kabupaten Blora Mc Edupark tutup hingga 23 Maret. Di Kota Magelang, Museum Sudirman, dan Museum BPK RI ditutup hingga 29 Maret. Sementara itu Karimun Jawa di Kabupaten Jepara, meski nggak masuk dalam daftar resmi Pemprov namun juga sudah tutup sejak beberapa waktu terakhir.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan teleconference dengan kepala daerah se-Jawa Tengah via streaming membahas penanganan dan updet kasus Corona. (Tim Humas Pemprov Jateng)<br>

Usai melakukan teleconference dengan kepala daerah se-Jawa Tengah via streaming dari Kantor Gubernur, Selasa, (17/3), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan penutupan lima puluh lima tempat wisata. Kepada wartawan Ganjar juga menegaskan agar seluruh pihak lebih aware untuk jaga jarak dengan siapa saja demi kebaikan bersama.

"Sementara waktu tidak perlu salam-salaman. Tidak usah kumpul-kumpul. Kumpul-kumpulnya lewat online saja. Demi kebaikan bersama. Kalau tidak penting sekali tidak usah di keramaian seperti mall, pasar. Begitu juga dengan tempat-tempat wisata," ungkapnya.

Jadi begitu ya, jangan piknik dulu! (Issahani/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: