BerandaHits
Jumat, 7 Agu 2025 17:27

Biar Anak Muda Paham, Ketua DPRD Jateng Mau Bikin Serial Lakon Wayang!

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat memandu Bincang Santai Wayang Kulit bersama Konten Kreator Wayang, Ki Mas Demang Edi Sulistiyono, dan Dalang Ki Mas Demang Sujarwo Joko. (DPRD Jateng)

Menyadari banyak penonton yang kurang memahami alur cerita, Ketua DPRD Jateng Sumanto berinisiatif mementaskan seluruh lakon wayang secara berurutan, layaknya sebuah serial, agar pesan moral dan filosofi yang terkandung di dalamnya bisa lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Inibaru.id – Siapa nih yang suka banget nonton wayang kulit? Kalau kamu fans berat kesenian Jawa yang satu ini, ada kabar keren nih dari Ketua DPRD Jateng, Sumanto.

Sosok yang dikenal karena kecintaannya sama wayang ini punya ide untuk mementaskan lakon wayang kulit secara berurutan, dari awal sampai akhir!

Alasannya supaya masyarakat nggak cuma menikmati pertunjukan, tapi juga paham tuh cerita dan petuah yang ada di dalamnya.

Hal ini disampain Sumanto saat acara Bincang Santai Wayang Kulit di rumahnya, Desa Suruh, Karanganyar. Acara ini juga dihadiri sama ASN RRI Surakarta yang juga konten kreator wayang, Ki Mas Demang Edi Sulistiyono, dan Dalang Ki Mas Demang Sujarwo Joko.

Banyak yang Nonton, tapi Nggak Paham Cerita

Sumanto berharap anak muda bisa menyerap pesan moral di balik lakon wayang. (Humas DPRD Jateng)

Sumanto cerita kalau banyak penonton wayang kulit itu cuma tahu serunya, tapi nggak paham apa sih cerita di baliknya. Padahal, setiap lakon itu punya pesan moral dan filosofi yang bisa banget jadi tuntunan hidup sehari-hari.

"Banyak yang suka nonton wayang kulit tapi tidak paham ceritanya. Karena itu sebelum pentas dimulai, perlu ada dialog begini untuk menceritakan kisahnya," ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Malam itu, kebetulan banget lagi dipentaskan lakon "Sesaji Raja Suya" yang dibawakan oleh dalang Ki Thukul Cipta Wardoyo dan Ki Mas Demang Sujarwo Joko.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar ini berpendapat, karena lakon wayang itu banyak banget dan ceritanya sambung menyambung, akan lebih asyik kalau semua lakon dipentaskan secara berurutan. Jadi, ceritanya nggak loncat-loncat.

"Karena ini berjalan terus, bagus jika dipentaskan lakon wayang dari awal sampai akhir, jadi ceritanya urut. Nanti bisa disimulasi oleh para dalang agar ceritanya bisa lebih jelas," ungkapnya.

Ide ini langsung didukung banget sama Ki Mas Demang Edi Sulistiyono. Dia menjelaskan kalau lakon "Sesaji Raja Suya" sendiri itu bercerita tentang sesaji untuk pemimpin besar, Prabu Puntadewa. Intinya, dunia ini harus dipimpin oleh sosok yang baik, bijaksana, welas asih, dan selaras antara kata dan perbuatan.

Menurut Edi, ide Pak Sumanto ini penting banget biar masyarakat makin paham sama cerita wayang. Apalagi, wayang sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Pengakuan itu bukan cuma karena wayangnya, tapi juga karena nilai-nilai filosofis dan moral yang terkandung di dalamnya.

"Pengakuan tersebut bukan karena wayang dan dalangnya, tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," katanya.

Jadi, ide Sumanto ini patut diacungi jempol banget ya, Gez! Selain melestarikan budaya, ini juga bikin kita lebih mudah memahami filosofi hidup yang ada di balik bayangan wayang. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: