BerandaHits
Sabtu, 20 Mar 2020 11:49

Beri Kabar Akurat pada Warga, Wali Kota Semarang Luncurkan Laman Siaga Corona

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi menjawab pertanyaan reporter, Senin (16/3). (Inibaru.id/ Audrian F)

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meluncurkan laman resmi berisi informasi seputar corona. Tujuannya melindungi masyarakat dari berita hoaks tentang virus yang tengah menjadi pandemi ini.<br>

Inibaru.id - Saat memberi sambutan kepada para petugas penyemprot desinfektan di halaman balai kota pada Senin (16/3) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan kegeramannya dengan perilaku beberapa oknum yang menyebar berita hoaks seputar virus corona.

“Sekarang ini makin banyak orang-orang yang merasa benar dengan menyebarkan berbagai berita tentang virus corona. Kita tidak perlu ikut-ikutan. Kita jawab dengan bekerja saja,” tukas Hendi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama pemilik toko alat kesehatan Sanidata Putri Medika. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Untuk mencegah kepanikan di masyarakat karena termakan berita bohong, Pemerintah Kota Semarang meluncurkan www.siagacorona.semarangkota.go.id. Laman ini resmi diperkenalkan pada Kamis (19/3).

“Kalau 'Semarang Siaga Corona' lebih pada sebuah informasi supaya masyarakat kemudian tidak mendengar berita yang keliru,” ujar Hendi selepas memantau beberapa titik penjualan logistik di Kota Semarang.

Informasi di laman tersebut meliputi data ODP (Orang Dalam Pantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan), jadwal penyemprotan disinfektan, rujukan pasien, form bantuan, telepon darurat, ketersediaan alat kesehatan, dan monitoring bahan pokok. Jadi kalau kamu ingin mencari tahu soal itu semua, tinggal klik alamatnya saja.

Wali Kota Semarang bersama wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu di Indrasari Toko Kimia. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

“Jadi di situ akan jelas menyebutkan, orang dalam pantauan itu berapa, pasien positif corona berapa. Kemudian juga disebutkan dari stok sembako sampai stok kesehatan,” papar Hendi.

Wali Kota Semarang ini nggak lupa mengimbau masyarakat agar nggak panik dan bisa memantau informasi yang tersaji di laman.

Mau kepo soal perkembangan informasi corona di Semarang? Cek website-nya aja yuk, Millens. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: