BerandaHits
Kamis, 20 Apr 2022 09:38

Apa Peran 4 Tersangka Mafia Minyak Goreng yang Bikin Langka dan Mahal?

Indrasari Wisnu Wardhana, salah seorang tersangka kasus mafia minyak goreng. (Harianterbit.com)

Kejaksaan Agung sudah menetapkan 4 tersangka mafia minyak goreng dan menahan mereka. Lantas, seperti apa sih peran mereka sampai membuat harga minyak mahal dan sempat langka di pasaran?

Inibaru.id – Pada Selasa (19/4/2022), Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 4 tersangka mafia minyak goreng.

Lantas, seperti apa sih peran mereka sampai bisa membuat harga minyak goreng mahal dan barangnya juga sempat langka?

Para tersangka ini adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI Indrasari Wisnu Wardhana, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Parulian Tumanggor, General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas Togar Sitanggang, serta Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau Group Stanley MA.

“Bukti permulaan cukup 19 saksi, 596 dokumen, dan surat terkait lainnya serta keterangan ahli,” ungkap Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4) terkait dengan bukti-bukti penangkapan para tersangka.

Peran Para Tersangka Mafia Minyak Goreng

Soal bagaimana peran tersangka dalam krisis minyak goreng, Pusat Penerangan Hukum Kejagung menjelaskan kalau Indrasari memiliki peran dalam menerbitkan persetujuan ekspor komoditi Crude Palm Oil (CPO) serta produk turunannya kepada tiga perusahaan, yakni Permata Hijau Group, Wilmar Nabati Indonesia, serta Musim Mas.

“Tersangka IWW menerbitkan persetujuan ekspor (PE) terkait komoditas Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya yang syarat-syaratnya tidak terpenuhi sesuai peraturan perundang-undangan,” jelas Burhanuddin.

Sementara itu, Parulian Tumanggor terus melakukan komunikasi dengan Indrasari dalam hal penerbitan izin persetujuan ekspor untuk PT Wilmar Nabati Indonesia dan PT Multimas Nabati Asahan.

Para tersangka mafia minyak goreng sudah ditahan Kejaksaan Agung. (Infosumsel.id/Dok Kejagung)

“Mengajukan permohonan izin persetujuan ekspor (PE) dengan tidak memenuhi syarat distribusi kebutuhan dalam negeri (DMO),” lanjutnya.

Hal yang sama juga dilakukan Stanley MA yang terus berkomunikasi dengan Indrasari untuk menerbitkan izin ekspor bagi Permata Hijau Group dan Togar Sitanggang yang berusaha mendapatkan hal serupa untuk PT Musim Mas.

Ketiga Perusahaan Memproduksi Sejumlah Jenama Minyak Goreng Populer di Indonesia

Omong-omong ya Millens, ada alasan mengapa peran mereka sampai bisa membuat minyak goreng mahal dan langka. Maklum, perusahaan-perusahaan yang terkait dengan mafia minyak goreng ini memproduksi sejumlah jemana minyak goreng yang populer.

Wilmar Group memproduksi Fortune, Sania, Sovia, Siip, Mahkota, Bukit Zaitun, Goldie, Camilla, dan Ol’eis. Sementara itu, Musim Mas adalah produsen SunCo, Tani, Amago, Alibaba, Voila, M&M, dan Good Choice. Terakhir, Permata Hijau memproduksi adalah minyak dengan jenama Permata, Panina, Palmata, dan Parveen.

Mendag Mendukung Jalannya Proses Hukum

Terpisah, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengeluarkan komentar terkait dengan ditangkapnya salah satu anak buahnya dalam kasus mafia minyak goreng. Dia mendukung dijalankannya proses hukum.

“Kementerian Perdagangan juga siap untuk selalu memberikan informasi yang diperlukan dalam proses penegakkan hukum,” jelas Lutfi, Selasa (19/4).

Hm, kira-kira, apakah dengan terungkapnya kasus mafia minyak goreng ini, harga minyak goreng bisa kembali turun seperti sebelum tahun baru, Millens? (Tri, Sua, Oke/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: