BerandaHits
Rabu, 17 Sep 2019 15:48

Aliran Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah Industri Ciu

Pencemaran di Bengawan Solo. (Business Today)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menyebut aliran Sungai Bengawan Solo mengalami pencemaran berat dan berbahaya. Lebih lanjut, Sungai Bengawan Solo tersemar limbah industri minuman ciu.

Inibaru.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menyebut aliran Sungai Bengawan Solo mengalami pencemaran berat dan berbahaya. Pencemaran cukup parah terjadi di wilayah Kecamatan Cepu, Blora, yang ditandai dengan kondisi air sungai berwarna hitam pekat, berbusa, bahkan mengeluarkan bau nggak sedap.

Salah satu unsur yang mencemari sungai terbesar di Pulau Jawa itu adalah limbah industri minuman ciu. Selain limbah industri ciu, unsur kimia timbal juga diduga turut mencemari aliran sungai. Unsur itulah yang membuat aliran sungai berwarna hitam pekat. 

“Pencemaran di Sungai Bengawan Solo diduga akibat unsur kimia timbal dan IPAL dari industri minuman ciu yang tidak optimal,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi (DLHK) Jawa Tengah Teguh Dwi Paryono seperti dikutip laman Jateng.antaranews, Senin (16/9/2019).

Teguh mengaku pihaknya telah melakukan pengujian penyebab pencemaran. Kesimpulan yang didapat yakni mereka menemukan limbah industri dan peternakan yang langsung dibuang ke Sungai Bengawan Solo.

“Kami melakukan uji sampling terhadap mutu Bengawan Solo di hilir, sementara hasil COD (Chemical Oxygen Demand) dan DO (Dissolved Oxygen) ada Fosfat dan Coli di atas ambang batas, maka disinyalir ada buangan limbah industri. Kandungan E. coli tinggi karena ada limbah peternakan yang langsung digelontor ke Bengawan Solo,” tambahnya.

Mengenai air sungai yang berwarna hitam, Teguh menduga hal itu diakibatkan adanya unsur kimia berupa timbal di sungai. Jika air itu dikonsumsi, bukan tidak mungkin mengakibatkan kanker.

Saat ini, Teguh juga segera melakukan sidak terkait rumor yang beredar mengenai pipa “siluman” yang diduga mencemari Sungai Bengawan Solo di beberapa titik.

Wah, mesti segera ditangani nih! Warga di bantaran sungai biasanya masih mengandalkan air sungai. Kalau nggak segera dibereskan, pencemaran ini bakal mengganggu kesehatan warga. Semoga Bengawan Solo cepat bersih kembali, ya, Millens! (IB24/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: