BerandaHits
Minggu, 27 Jul 2019 11:13

Usai Erupsi, Aktivitas Sekolah di Sekitar Tangkuban Perahu Tetap Normal

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu. (Minews)

Pasca erupsi Gunung Tangkuban Perahu pada Jumat (26/7/2019) sore, aktivitas warga di sekitar gunung tersebut tetap normal.

Inibaru.id – Pascaletusan Gunung Tangkuban Perahu, aktivitas masyarakat di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat tetap normal. Masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Bahkan, aktivitas belajar mengajar di sekolah juga berjalan seperti biasa.

Laman Detik, Sabtu (27/7/2019) menulis, guru SD Negeri Ciater Ida Widaningsih menyebut siswanya tetap berangkat ke sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar.

“Berjalan seperti biasa. Aktivitas belajar mengajar sama sekali nggak terkendala apapun. Situasi di sini juga aman-aman saja,” ucap Ida di sela-sela kegiatan mengajarnya.

Meskipun begitu, masyarakat, siswa, dan para guru mengaku cukup khawatir dengan letusan salah satu gunung yang dikenal luas sebagai tempat wisata ini. Apalagi lokasi mereka tinggal hanyalah berjarak sekitar 5 kilometer dari Kawah Gunung Tangkuban Perahu sehingga lebih riskan.

“Kami khawatir akan terjadi letusan lagi, sampai nggak bisa tidur semalaman,” ucap salah satu orang tua murid di SD N Ciater Safitri.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) hingga saat ini masih melakukan pemantauan aktivitas Gunung Tangkuban Parahu. Warga diminta untuk menjauh dari radius 500 m dari bibir kawah Ratu.

Aparat keamanan sudah menutup jalan menuju kawah. Kementerian ESDM juga sudah melakukan komunikasi dengan media demi meluruskan berbagai berita yang nggak benar.

Sementara itu, berdasarkan pantuan Badan Geologi pada pukul 07.00 WIB, Gunung Tangkuban Perahu masih berada di level satu. Dari puncak, masih terlihat asap kawah berwarna putih yang tipis dengan tinggi 50 meter.

“Masih terjadi kegempaan, tepatnya 4 kali gempa hembusan, namun aktivitas kegempaannya sudah mengalami penurunan,” ungkap Badan Geologi.

Letusan Gunung Tangkuban Perahu memang cukup mengejutkan, ya Millens. Semoga saja kondisi pariwisata di tempat tersebut bisa segera pulih kembali. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: