BerandaHits
Rabu, 7 Mar 2023 20:17

8 Langkah Mengatasi Ponsel Overheat

Jangan sampai ponsel overheat. (macworld via Kompas)

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi dan mencegah ponselmu cepat panas. Ponsel yang terlalu panas atau overheat bisa memicu kerusakan atau gangguan.

Inibaru.id - Semua pengguna ponsel pasti pernah mengalami masalah overheat atau pemanasan berlebih pada perangkat mereka, terutama jika penggunaan ponsel mereka intensif. Beberapa ponsel memang sudah dilengkapi dengan fitur pendingin, tapi tetap saja kemungkinan overheat dapat terjadi.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi pemanasan berlebih pada ponsel. Berikut ini adalah delapan cara untuk mengatasi pemanasan cepat pada ponsel.

1. Unduh Aplikasi Seperlunya

Asal kamu tahu, pengunduhan dan penggunaan aplikasi yang berlebihan adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan ponsel cepat panas. Walaupun banyak ponsel yang dilengkapi dengan RAM yang tinggi, namun masih ada risiko pemanasan yang berlebihan apabila penggunaannya nggak terkontrol. Terlalu banyak aplikasi yang digunakan juga dapat mengakibatkan ponsel sering mengalami hang.

Jadi, pastikan aplikasi yang ada di ponselmu memang penting. Jangan asal unduh aplikasi hanya karena lucu.

2. Gunakan Baterai Original

Sebagian besar ponsel yang diproduksi saat ini menggunakan baterai yang terpasang secara permanen. Namun, jika kualitas baterai menurun, disarankan untuk mengganti baterai yang rusak dengan baterai yang asli. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pemanasan berlebih pada ponsel.

Meskipun harga baterai asli cenderung mahal, namun kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan baterai murah yang rentan terhadap pemanasan dan kerusakan yang cepat.

Berdasarkan laporan Softpedia sebagaimana dimuat Liputan6 (4/9/2018), baterai abal-abal nggak memenuhi standar spesifikasi perangkat. Akibatnya, ponsel bisa mengalami banyak gangguan.

3. Isi Daya Ponsel Secukupnya

Isi daya ponsel secukupnya. (Freepik via Liputan6)

Kamu perlu tahu bahwa beberapa pengisi daya ponsel sudah dibekali fitur memutus arus listrik ketika sudah mencapai 100 persen. Namun selalu menjaga kondisi daya ponsel 100 persen penuh juga nggak baik. Kebiasaan ini bisa bikin ponsel cepat panas karena dikit-dikit charging.

Lalu harus bagaimana? Sebaiknya, langsung cabut pengisi daya ponsel ketika sudah mencapai 100 persen. Nah, selagi mengisi daya jangan dimainkan ya biar nggak overheat.

4. Lepas Cover Pelindung

Jangan tutupi ponsel dengan cover pelindung ketika mengisi daya. Setelah penuh, baru deh paasang kembali cover untuk melindungi ponsel dari goresan.

5. Biarkan Lubang Charger Terbuka

Nggak perlu menutup lubang charger ponsel. (Mentoriphonerepair)

Sebaiknya biarkan lubang charger terbuka. Meskipun saat ini beberapa ponsel sudah dilengkapi dengan penutup lubang charger dan sertifikasi tahan air, tapi ternyata membiarkannya terbuka lebih baik. tujuannya, memastikan udara tetap masuk ke dalam ponsel.

6. Taruh Ponsel di Tempat dengan Sirkulasi Udara Bagus

Letakkan ponsel di kondisi ruangan yang ber-AC atau memiliki sirkulasi udara yang bagus. Hal tersebut bisa menjaga kualitas ponsel. Hentikan kebiasaan menaruh ponsel di bawah bantal. Selain bikin cepat panas, ponselmu bisa rusak karena tertindih.

7. Jangan Terlalu Lama Main Ponsel

Melansir Data.ai via Kompas (23/1/2023), rata-rata orang Indonesia menghabiskan 5 jam sehari bermain ponsel. Angka ini merupakan yang terlama di dunia. Salah satu platform yang diakses adalah YouTube. FYI, terlalu lama menonton YouTube ternyata mempercepat naiknya temperatur ponsel. Hal tersebut dikarenakan ketika menonton video memerlukan RAM yang tinggi dan data yang besar.

8. Matikan ponsel

Cara terakhir untuk mengatasi ponsel cepat panas adalah dengan mematikannya. Ketika kamu mematikan ponsel, maka seluruh proses yang berjalan akan berhenti dan dengan cepat menurunkan panas ponsel tersebut. Mematikannya juga dapat mengembalikan performa aplikasi di dalam ponsel seperti semula.

Yuk ah mulai sekarang kita lebih peka dan sayang pada ponsel, Millens! (Siti Zumrokhatun/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Ikuti Tren Nasional, Angka Pernikahan di Kota Semarang Juga Turun

9 Nov 2024

Belajar dari Yoka: Meski Masih Muda, Ingat Kematian dari Sekarang!

9 Nov 2024

Sedih dan Bahagia Disajikan dengan Hangat di '18x2 Beyond Youthful Days'

9 Nov 2024

2024 akan Jadi Tahun Terpanas, Benarkah Pemanasan Global Nggak Bisa Dicegah?

9 Nov 2024

Pemprov Jateng Dorong Dibukanya Kembali Rute Penerbangan Semarang-Karimunjawa

9 Nov 2024

Cara Bijak Orangtua Menyikapi Ketertarikan Anak Laki-laki pada Makeup dan Fashion

9 Nov 2024

Alasan Brebes, Kebumen, dan Wonosobo jadi Lokasi Uji Coba Program Makan Bergizi di Jateng

9 Nov 2024

Lebih Dekat dengan Pabrik Rokok Legendaris di Semarang: Praoe Lajar

10 Nov 2024

Kearifan Lokal di Balik Tradisi Momongi Tampah di Wonosobo

10 Nov 2024

Serunya Wisata Gratis di Pantai Kamulyan Cilacap

10 Nov 2024

Kelezatan Legendaris Martabak Telur Puyuh di Pasar Pathuk Yogyakarta, 3 Jam Ludes

10 Nov 2024

Warga AS Mulai Hindari Peralatan Masak Berbahan Plastik Hitam

10 Nov 2024

Sejarah Pose Salam Dua Jari saat Berfoto, Eksis Sejak Masa Perang Dunia!

10 Nov 2024

Memilih Bahan Talenan Terbaik, Kayu atau Plastik, Ya?

10 Nov 2024

Demo Buang Susu; Peternak Sapi di Boyolali Desak Solusi dari Pemerintah

11 Nov 2024

Mengenang Gunungkidul saat Masih Menjadi Dasar Lautan

11 Nov 2024

Segera Sah, Remaja Australia Kurang dari 16 Tahun Dilarang Punya Media Sosial

11 Nov 2024

Berkunjung ke Museum Jenang Gusjigang Kudus, Mengamati Al-Qur'an Mini

11 Nov 2024

Tsubasa Asli di Dunia Nyata: Musashi Mizushima

11 Nov 2024

Menimbang Keputusan Melepaskan Karier Demi Keluarga

11 Nov 2024