BerandaFilm
Sabtu, 25 Agu 2017 19:24

Segera Go Internasional, Wiro Sableng 212 akan Dibintangi Deretan Artis Top Ini

Aktor Vino G Bastian, pemeran Wiro Sableng dalam Wirosableng 212 yang akan tayang 2018 mendatang. (Foto: Wartakota)

Tak lama lagi Wiro Sableng 212 akan diangkat di layar lebar bahkan akan go international.

Inibaru.id - Karakter fiksi legendaris Indonesia, Wiro Sableng, akan diangkat ke dalam layar lebar. Digarap Lifelike Pictures bersama Fox International Productions (FIP), film ini akan tayang secara internasional pada 2018 mendatang dengan tajuk Wirosableng 212 atau 212 Warrior.

Sederet bintang film kenamaan akan mengisi film yang diangkat dari novel silat berseri karya Bastian Tito berjudul “Wiro Sableng Kapak Maut Naga Geni 212” ini. Aktor charming Vino G Bastian sudah dipastikan akan memerankan tokoh utama Wira Saksana alias Wiro Sableng.

Sebagai informasi, Vino adalah anak dari Bastian Tito. Karakter Wiro Sableng sendiri sebelumnya begitu melekat pada diri Herning “Kenken” Sukendro kala ia memerankan tokoh pesilat gila ini dalam sinetron silat “Wiro Sableng” yang moncer di akhir 1990-an.

Dilansir dari Brilio, Sabtu (29/8/2017), Kenken akan berada di balik layar sebagai penasehat dalam film yang diperkirakan akan disambut antusias para penggemar cerita silat tanah air ini. Sedangkan istri Vino, Marsha Timothy, akan memerankan Bidadari Angin Timur, tokoh perempuan yang sangat dicintai Wiro. Sementara, Sherina Munaf akan berakting sebagai Anggini.

Guru dari Wiro, Sinto Gendeng, akan diperankan aktris monolog terbaik Indonesia, Ruth Marini. Lalu, penyanyi macho Marcel Siahaan juga akan turut ambil peran sebagai Ranaweleng, kemudian Andy RIF akan menjadi Dewa Tuak.

Selain itu, sejumlah aktor-aktris juga akan ikut berperan dalam film ini, di antaranya  Cecep Arief Rahman (Bajak Laut Bagaspati), Yayan Ruhian (Mahesa Birawa), Dian Sidik (Kalingundil), Yayu Unru (Kakek Segala Tahu), Fariz Alfarizi (Bujang Gila Tapak Sakti),

Pemeran lain yang tak kalah moncer di antaranya Marcella Zalianty (Permaisuri), Rifnu Wikana (Kalasrenggi), Yusuf Mahardika (Pangeran), Aghniny Haque (Raramurni), Lukman Sardi (Werku Alit), Dwi Sasono (Kamandaka) dan Happy Salma (Suci) serta Cupink Topan (Seta Inging), Mardi (Pitala Kuning), Habibie (Ketut Ireng) dan Asta (Bergola Wungu).

Buku Wiro Sableng sendiri merupakan serial silat terpanjang dan terlama di Indonesia, terdiri dari 185 judul dan dibuat selama rentang waktu 39 tahun (1967-2006). Setiap bukunya terjual hingga ratusan ribu cetak, bahkan beberapa judul mencapai hingga sejuta cetakan.

Go Internasional

Dilansir dari Rappler, ini adalah kali pertama FIP melakukan kerjasama produksi dengan rumah produksi asal Indonesia. Sebelumnya FIP pernah melakukan kerjasama serupa dengan Korea Selatan dalam memproduksi film The Wailing dan The Yellow Sea yang disutradarai Na Hong Jin, salah satu dari 10 film box office terlaris selama 2016 di Korea Selatan.

Presiden FIP, Tomas Jegeus, mengaku antusias dan bangga dapat bekerjasama dengan tim kreatif Lifelike Pictures (Indonesia).

“FIP merasa terhormat bisa menjadi studio Holtywood pertama yang melakukan co-production dengan rumah produksi Indonesia dan kami berharap akan lebih banyak lagi kolaborasi lainnya di masa mendatang," ungkap dia.

Sementara itu, Sheila Timothy, kakak dari Marsha Timothy, akan mewakili produser dari Indonesia

“Kami sepakat bikin film Wiro Sableng yang komersial dan disukai seluruh orang. Tetap merujuk buku. Karena Wiro Sableng bukan milik keluarga, tapi sudah jadi legenda Indonesia. Fansnya masih besar sekali dan lumayan militan,” ujar Lala, panggilan akrabnya.

Film bergenre laga-komedi-fantasi ini rencana akan tayang terlebih dahulu di Indonesia kemudian baru akan go international.

Berdasarkan kesepakatan, kedua perusahaan akan mengembangkan, memproduksi, dan mendistribusikan film kolosal tersebut ke seluruh Indonesia, serta kemungkinannya di negara lain. (GIL/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: