BerandaCOVID 19
Minggu, 28 Nov 2020 14:00

Berkaca dari 'Santri-Go-Preneur', Protokol Kesehatan di Seminar Luring adalah Keharusan

Peserta dari berbagai kalangan menerapkan physical distancing saat mengikuti Seminar Nasional 'Santri Go Preneur' di Semarang, belum lama ini.

Dalam banyak hal, seminar offline lebih efektif ketimbang online. Namun, selama pandemi, menggelar kegiatan offline sangatlah berisiko, kecuali dengan protokol kesehatan yang ketat laiknya dalam Seminar Nasional 'Santri-Go-Preneur' hasil kerja sama MPR-RI dengan Yayasan Santrendelik yang belum lama ini digelar di Kota Semarang.

Inibaru.id - Selama pandemi Covid-19, acara offline benar-benar dibatasi. Nggak mau ambil risiko, orang-orang pun memindahkan acara luring mereka menjadi daring, termasuk Nongkrong Tobat, sebuah kajian Islam yang rutin digelar Yayasan Santrendelik Semarang saban Kamis petang.

Butuh pertimbangan matang saat tawaran dari MPR-RI untuk menggelar sebuah seminar nasional diiyakan. Hasilnya, Seminar Nasional "Santri-Go-Preneur" pun digelar, menghadirkan Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Pendiri Santrendelik Ikhwan Syaefulloh, Ketua Yayasan Santrendelik Hendi Wijanarko, dan Dosen UIN Walisongo Semarang Prof Fakhrudin Aziz.

Bertempat di UTC Convention Hotel Semarang, perhelatan yang dihadiri ratusan peserta itu digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pengaturan kursi yang diberi jarak, kewajiban mengenakan masker dan hand sanitizer, dan pengecekan suhu menjadi syarat wajib bagi semuanya.

Hm, sepertinya, pihak panitia tampak berusaha keras meminimalisasi kemungkinan penularan virus tersebut. Harusnya, semua acara offline memang digelar dengan cara seperti ini ya, Millens! (Triawanda Tirta Aditya/E03)

<br>

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memaparkan materi melalui Zoom Meeting kepada peserta Seminar Nasional "Santri-Go-Preneur" di Semarang, Kamis (19/11/2020). Seminar ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

<br>

Peserta memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan selama seminar dilangsungkan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Makan siang yang disediakan panitia dibuat sedemikian rupa sehingga mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: