BerandaAdventurial
Minggu, 4 Mei 2019 10:01

Yuk, Traveling Sekaligus Detoks Digital, Biar Hidupmu Tetap Asyik dan Seimbang!

Lakukan perjalanan sembari detoks digital. (wellandgood)

Jika saat bepergian kamu kelupaan membawa gawai, lantas sepanjang perjalanan merasa galau dan panik, maka nggak ada salahnya kamu coba detoks digital. Ini berguna untuk mengingatkanmu bahwa ketinggalan gawai itu bukan akhir dari segalanya.

Inibaru.id - Nggak bisa ditampik bahwa kita adalah generasi yang teramat akrab dengan gawai. Hampir 24 jam, produk kecanggihan teknologi itu ada dalam genggaman. Setiap pagi hingga malam, mata kita nggak bosan menatap layar entah sekadar membalas pesan, membaca artikel, atau menonton video konten.

Salah satu yang membuat seseorang nggak bisa melepaskan gawai adalah asyiknya berinteraksi di media sosial. Setiap hari kita sudah terbiasa membalas komentar dan pesan teman dunia maya dengan cepat dan responsif. Hidup kita jadi nggak santai, kan?  

Hati-hati, ketergantungan kita pada gawai mungkin banget memberikan dampak yang nggak baik bagi psikologi lo, Millens. Coba kamu rasakan sendiri, benarkah ada rasa cemas dan takut jika gawaimu jauh dari jangkauan? Jika kamu lupa nggak membawa gawai, benarkah kamu bakal merasa sakit kepala dan ada perasaan hampa?

Jika jawabannya “iya”, maka sudah saatnya kamu melakukan detoks digital. Ini adalah upaya kita untuk terlepas sejenak dari perangkat teknologi atau mengurangi penggunaan gawai. 

Caranya adalah dengan mematikan semua gawai baik itu ponsel pintar, tablet, laptop, dan komputer untuk jangka waktu tertentu. Dengan melakukan itu, kamu akan kembali merasa seimbang dan produktif di dunia nyata. Biar nggak bosan, kamu bisa melakukannya sembari traveling.

Dengan nggak berinteraksi dengan gawai selama beberapa waktu, biasanya sekitar 24 jam, kamu tentunya jadi mempunyai banyak waktu dan bebas dari media sosial.

Kamu bisa melakukan apa saja yang kamu suka, deh. Ingat ya, lakukan sesuatu yang menyenangkan dan ikhlaskan hiruk pikuk di dunia maya berjalan tanpa harus kamu pantau. (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: