BerandaAdventurial
Sabtu, 15 Agu 2025 09:01

Tuk Umbul Ngaropoh, Mata Air Misterius yang Kaya Cerita

Tuk Umbul Ngaropoh di Kabupaten Magelang. (Ari R)

Meski di sampingnya adalah sungai yang keruh, mata air di Tuk Umbul Ngaropoh selalu jernih. Makanya, banyak warga yang rela antre untuk mencicipi kesegaran airnya.

Inibaru.id - Di balik keheningan Dusun Ngaropoh, Desa Umbulsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, terdapat sebuah mata air yang nggak pernah surut meskipun musim kemarau datang. Mata air itu bernama Tuk Umbul Ngaropoh.

Yang unik dari mata air ini adalah bukannya berbentuk kolam, airnya memancar keluar dari celah batu besar, seolah berasal dari rahim bumi yang penuh misteri. Setiap hari, warga dan pengunjung rela antre panjang untuk mendapatkan kesegaran airnya.

Kalau kamu datang ke Tuk Umbul, terlihat Air menyembur ke atas melalui bilah bambu yang ditanam di celah batu, menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Nggak hanya itu, air yang keluar dari Tuk Umbul selalu jernih, meskipun letaknya tidak jauh dari aliran sungai yang terkadang terlihat keruh.

Karena keunikan inilah, banyak orang yang percaya bahwa kualitas air Tuk Umbul tidak kalah dengan air mineral kemasan.

Khasiat Kesehatan Air Tuk Umbul yang Diyakini Warga

Warga mengantre untuk mengambil air di Tuk Umbul Ngaropoh. (YouTube/Daily Life Pak Run)

Selain segar dan jernih, konon, air dari Tuk Umbul memiliki khasiat untuk kesehatan. Warga setempat dan pengunjung yang datang percaya bahwa air ini bisa menyembuhkan sejumlah penyakit. Walau belum ada bukti ilmiah yang mengonfirmasi hal tersebut, banyak yang datang dengan harapan bisa merasakan manfaatnya. Makanya, banyak yang berani meminumnya langsung tanpa dimasak.

Untungnya, air Tuk Umbul telah diuji oleh UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten Magelang pada 6 Oktober 2021, dan hasilnya menunjukkan bahwa air ini aman untuk diminum langsung. Hasil uji lab tersebut memberikan jaminan bahwa air Tuk Umbul bebas dari kontaminasi yang berbahaya.

Pada hari biasa, 70 hingga 100 orang bisa datang berkunjung, sementara pada akhir pekan atau liburan, jumlah pengunjung bisa meningkat dua kali lipat. Banyak dari mereka yang membawa galon besar untuk mengisi air dan membawanya pulang dengan biaya Rp2.000 per orang.

"Tuk Umbul buka 24 jam setiap hari. Tapi kalau setelah pukul 23.00 WIB, biasanya sudah nggak ada yang datang," cerita Kepala Dusun Ngaropoh Rifki Purwoaji sebagaimana dinukil dari Timesindonesia, Minggu (31/3/2024).

Bagi pengunjung yang nggak pengin mengantre, ada jasa warga yang akan membantu mengambilkan air dan mengantarkannya ke tempat mereka dengan biaya yang sangat terjangkau, yakni Rp 5.000. Sebagian dari biaya tersebut kemudian disalurkan untuk kas desa, sementara sebagian lainnya diberikan kepada warga yang berjaga.

Tuk Umbul bukan hanya sekadar sumber air, tetapi juga simbol kekuatan alam dan kebersamaan warga setempat. Dengan terus mengalirnya mata air ini, Dusun Ngaropoh menjadi jujugan wisata bagi mereka yang pengin mencicipi air yang segar dan berkhasiat. Kamu sendiri, nggak pengin mencobanya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: