BerandaAdventurial
Sabtu, 13 Feb 2026 18:11

Tay Kak Sie, Klenteng Dewa Terlengkap di Pecinan Semarang

Altar Tri Ratna Buddha di Tay Kak Sie. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Berusia ratusan tahun, Klenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok Semarang punya 29 patung dewa dan gelar "Kuil Kesadaran Agung". Intip sejarah dan keunikannya yuk!

Inibaru.id - Pecinan Semarang nggak pernah kehabisan cerita, Millens! Di tengah gang sempit yang aroma hio-nya khas banget, berdiri sebuah bangunan megah yang jadi saksi bisu perjalanan komunitas Tionghoa sejak ratusan tahun lalu. Apalagi kalau bukan Kelenteng Tay Kak Sie.

Kelenteng ini bukan cuma sekadar tempat ibadah biasa. Ada alasan mendalam di balik namanya yang indah dan koleksi dewa-dewinya yang super lengkap.

Berlokasi di Gang Lombok, kelenteng ini sangat mencolok sehingga kamu bakal dengan mudah menemukannya. Arsitekturnya klasik dengan dominan warna merah. Eits, Tay Kak Sie bukan cuma "klenteng tua", tapi juga pusat spiritual yang punya gelar mentereng: Kuil Kesadaran Agung.

Sebagai informasi, kelenteng ini pertama kali dibangun pada tahun 1746 oleh dua pedagang bernama Kho Ping dan Bon Wie. Bayangkan, bangunan ini sudah bertahan lebih dari 280 tahun tapi bentuk dasarnya masih tetap autentik. Keren banget, kan?

Arti di Balik Nama "Kesadaran Agung"

Dewi utama di Tay Kak Sie adalah Kwan Im. (Ist via IDNtimes)

Mungkin banyak yang penasaran, kenapa sih namanya harus Tay Kak Sie? Nama ini ternyata punya makna filosofis yang dalam. Dalam bahasa Mandarin, Tay Kak Sie secara harfiah berarti "Kuil Kesadaran Agung".

Penamaan ini bukan sembarangan, lho. Nama tersebut tercatat resmi berasal dari masa pemerintahan Kaisar Dao Guang (1821–1850) dari Dinasti Qing. "Tuan rumah" atau dewa utama di sini adalah Dewi Kwan Im yang dikenal sebagai Dewi Welas Kasih. Gelar "Kesadaran Agung" seolah menjadi pengingat bagi setiap pengunjung untuk selalu mencapai tingkat spiritualitas dan welas kasih yang tinggi.

Bukan Sekadar Nama, Koleksinya pun Luar Biasa

Salah satu alasan kenapa Tay Kak Sie sering disebut sebagai "Klenteng Besar" adalah jumlah patung dewanya yang melimpah. Kalau kelenteng lain di Semarang rata-rata hanya punya sekitar lima patung dewa, Tay Kak Sie punya 29 patung dewa!

Andre, pengurus kesekretariatan kelenteng, menjelaskan kalau kelengkapan patung inilah yang bikin Tay Kak Sie jadi rujukan utama bagi warga maupun wisatawan yang ingin belajar tradisi Tionghoa secara utuh.

Kenapa Namanya Gang Lombok?

Nggak cuma nama kelentengnya yang unik, nama lokasinya pun punya cerita seru. Dinamakan Gang Lombok karena konon dulu kawasan di sekitar kelenteng ini banyak ditumbuhi tanaman cabai alias lombok. Meski sekarang sudah nggak ada kebun cabainya, nama legendaris itu tetap melekat dan jadi salah satu destinasi wisata kuliner serta religi paling ikonik di Semarang.

Bagi warga sekitar, Tay Kak Sie bukan cuma soal bangunan tua, tapi tentang kesadaran untuk terus menebar kasih sayang seperti Dewi Kwan Im.

Wah, makin penasaran kan pengin melihat langsung keanggunan Kuil Kesadaran Agung ini? Pas banget nih, mumpung masih dalam suasana Imlek, kamu bisa mampir sambil menikmati lumpia legendaris yang ada di depannya. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: