BerandaAdventurial
Kamis, 8 Okt 2025 13:13

Soft Opening, Tinjomoyo Semarang Kian Tegaskan Status sebagai Destinasi Wisata Petualangan

Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin saat mencoba Jembatan Kaca Tinjomoyo. (Humas Pemkot)

Uji keselamatan perdana dan soft opening wahana 'Jembatan Kaca' di Tinjomoyo Semarang kian menegaskan status kawasan hutan kota itu sebagai destinasi wisata petualangan di Kota Lunpia.

Inibaru.id - Lama nggak terdengar gaungnya, kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo kembali menjadi sorotan masyarakat, khususnya penggemar wisata penantang adrenalin di Kota Semarang, setelah dibukanya Tinjomoyo Adventure Tourism akhir pekan lalu.

Digelar pada Minggu (5/10/2025), Pemkot melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang mengatakan, soft opening Tinjomoyo Adventure Tourism ini adalah langkah awal perkenalan destinasi wisata baru yang mengusung konsep wisata perualangan modern dan berkelanjutan tersebut.

Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang hadir mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng mengatakan, pembukaan ini sekaligus menjadi uji coba perdana Jembatan Kaca Tinjomoyo yang rencananya akan diresmikan dan beroperasi penuh tahun depan.

“Air, bukit, dan hutan ini bisa bersinergi sehingga pariwisata di Kota Semarang kembali bergerak. Aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya dapat kita satukan di Tinjomoyo agar kota ini semakin berkembang,” ujar Iswar.

Menjadi Ruang Kolaborasi

Iswar menilai, saat ini kawasan Hutan Tinjomoyo bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat sekitar.

“Kami mendukung penuh agar program ini berjalan. Warga Tinjomoyo pun ikut nyengkuyung supaya kawasan ini makin hidup dan memberi manfaat ekonomi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Wing Wiyarso menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghidupkan kembali potensi besar Hutan Wisata Tinjomoyo sebagai kawasan wisata petualangan.

“Kami mulai dengan soft launching untuk reaktivasi kawasan Tinjomoyo yang luar biasa. Kawasan ini memiliki topografi naik-turun, cocok untuk petualangan yang kini banyak digemari anak muda, milenial, dan gen-Z,” ungkap Wing.

Gandeng Komunitas Lokal dan Pokdarwis

Dalam pelaksanaannya, Wing menambahkan, Pemkot telah menggandeng berbagai komunitas lokal dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk bersama-sama mengembangkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata petualangan baru yang lengkap di Kota Lunpia.

"Sejumlah aktivitas sudah mulai berjalan, seperti paintball, panahan, jeep adventure, camping, hingga prakarya dan edukasi pengelolaan sampah," paparnya. “Kami ingin semua potensi dan komunitas di sini ikut bergerak, mulai dari Pokdarwis, pelaku UMKM, sampai operator wisata.”

Wing menambahkan, berbagai wahana di Tinjomoyo juga telah melalui proses uji keselamatan. Jembatan Kaca Tinjomoyo yang saat ini menjadi salah satu ikon wisata utama di kawasan tersebut, misalnya, telah melalui proses sertifikasi keamanan dan keselamatan kerja (K3).

“Untuk keamanan dan kelayakan (jembatan kaca) sudah tersertifikasi, termasuk personel pengelola dan pendamping wisatawan yang kami siapkan. Setiap kelompok yang naik kami batasi maksimal 50 orang agar nyaman dan aman,” terangnya.

Paket Wisata Tematik

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, Wing mengatakan, Pemkot Semarang juga telah menyiapkan konsep “paket wisata tematik” yang menggabungkan beberapa aktivitas sekaligus, mulai dari naik jeep, melintasi jembatan kaca, hingga river tubing; meski yang terakhir masih menunggu izin teknis dari Kemen-PUPR.

"Akan segera dibuka setelah seluruh proses perizinan selesai. Insyaallah hasil dari soft launching ini akan kami evaluasi dan sempurnakan sampai akhir tahun. Target kami, tahun anggaran 2026 sudah grand opening agar Tinjomoyo betul-betul siap menjadi destinasi unggulan berkelas nasional, bahkan internasional,” tutur Wing.

Wing berharap, kegiatan soft opening ini bisa menjadi gambaran sekaligus langkah awal yang baik untuk menghidupkan kembali kawasan Tinjomoyo yang sempat nggak beroperasi, menjadi destinasi baru di tengah kota yang menjadi bisa alternatif untuk berwisata petualangan modern.

"Kami ingin menegaskan komitmen Pemkot untuk memperkuat fasilitas, keamanan, dan kolaborasi dengan masyarakat agar kawasan ini kembali ramai dikunjungi wisatawan," tandasnya.

Menarik ya, Gez? Tambah lagi satu destinasi unggulan di pusat kota Semarang. Semoga aman dan menyenangkan, ya! (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: