BerandaAdventurial
Kamis, 27 Nov 2019 17:45

Sempat Menjadi Pusat Perdagangan, Pantai Siung Berubah Menjadi Arena Panjat Tebing

Panjat tebing di Pantai Siung. (Jogja.korinatour)

Sempat ramai lantaran ada Pasar Winangun yang menjadi sentra penjualan garam di Gunungkidul, lalu sepi setelah pasar dipindahkan, Pantai Siung kembali dipenuhi wisatawan setelah kawasan itu menjadi lokasi olahraga ekstren dengan ratusan spot untuk panjat tebing. Hmm!

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, Pantai Siung mungkin terdengar asing di telinga. Sebagian pencinta alam di Yogyakarta menggunakan pantai ini untuk berpanjat tebing.

Nggak hanya pencinta alam di Yogyakarta, wisatawan dari luar negeri juga mengunjungi Pantai Siung untuk melakukan olahraga ekstrem ini, lo. Hm, kamu yang suka memacu adrenalin sebaiknya menyempatkan waktu untuk ke sana.

Sebelum menjadi arena panjat tebing seperti sekarang, pantai ini dulunya merupakan kawasan perdagangan di Gunungkidul. Bicara soal namanya, “suing” diambil dari bentuk batu karang yang menyerupai gigi kera.

Berada di Dusun Duwet, Kelurahan Tepus, Kecamatan Tepus, lokasi pantai ini berdekatan dengan sebuah pasar bernama Pasar Winangun.

Memanjat tebing sembari menikmati pantai yang membiru. (Liburmulu)

Di pasar ini, penduduk yang dulu berprofesi sebagai petani garam menjual dagangannya. Sayang, Pasar Winangun kemudian dipindahkan ke tempat lain.

Perpindahan pusat perdagangan ini berimbas besar pada mata pencarian penduduk. Setelah sempat mati, barulah tempat ini kembali menjadi salah satu tujuan pariwisata. Bebatuan karang di sana menjadi arena panjat tebing bagi kelompok-kelompok pencinta alam.

Meski nggak seramai dulu, Pantai Siung tetap menyisakan keindahan lewat bebatuan karangnya. Sebelum masuk ke kawasan ini, siapkan dulu uang sebanyak Rp 10 ribu untuk membayar tiket.

Kamu yang hobi berfoto, jangan lupa bawa kamera. Tetap hati-hati selama dan jangan buang sampah sembarangan ya. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: