BerandaAdventurial
Minggu, 5 Okt 2019 12:53

Penuh Naskah Kuno, Museum Radya Pustaka Bisa Jadi Sumber Literatur di Solo

Museum ini menyimpan naskah-naskah kuno dalam bahasa Jawa dan bahasa Belanda. (Liputan6)

Mempelajari kebudayaan Jawa bisa dilakukan dari mana saja, termasuk di museum. Di Kota Solo, kamu bisa mempelajari budaya ini di Museum Radya Pustaka. Nggak hanya menjumpai arca dan alat musik gamelan, naskah-naskah kuno berbahasa Jawa dan Belanda ada di sana juga, lo.

Inibaru.id – Tombak, keris, gamelan, wayang kulit, dan naskah kuno. Benda-benda itulah yang akan kamu temukan jika berkunjung ke Museum Radya Pustaka di Kota Solo, Jawa Tengah.

Sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa, kota ini penuh dengan wisata edukasi. Jika kamu tertarik untuk mengenal benda-benda peninggalan Keraton Surakarta, maka Museum Radya Pustaka menjadi salah satu tempat yang tepat untuk mempelajarinya.

Museum Radya Pustaka didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada 18 Oktober 1890. Menilik namanya, “radya” berarti pemerintah, sementara “pustaka” berarti surat.

Gedung yang kini menjadi museum ini dulunya merupakan rumah seorang warga Belanda bernama Johannes Busselaar. Kamu yang penasaran dengan koleksinya datanglah ke museum yang berada di Jalan Slamet Riyadi ini.

https://www.indonesiakaya.com/uploads/_images_gallery/15__Di_bagian_belakang_museum,_terdapat_berbagai_arca__Pada_tahun_2006,_banyak_arca_koleksi_museum_ini_hilang,_sebagian_di_antaranya_berhasil_ditemukan.jpg

Beberapa arca disimpan di Museum Radya Pustaka. (Indonesia Kaya)

Setiba di pelataran museum, pengunjung bakal disambut patung sastrawan terkenal Surakarta, Raden Rangga Warsita. Di ruang pertama, pelbagai jenis wayang menarik untuk diamati. Ada wayang madya, wayang klithik, wayang sukat, wayang gadog, wayang beber, wayang purwa, hingga wayang nang dari Thailand di sana. Ckck, cukup lengkap kan?

Memasuki ruang lain, pengunjung bisa melihat pelbagai senjata dari logam, arca, hingga miniatur rumah adat Jawa Tengah. Ruangan ini dinamai Ruangan Tosan Aji. Nah, nggak hanya benda-benda khas Jawa Tengah saja yang bisa kamu jumpai di sana.

Sementara, pada ruang ketiga, terdapat puluhan keramik yang bisa kamu jadikan latar berfoto. Di sana, kamu akan menjumpai hadiah pemberian Napoleon Bonaparte untuk Sultan Pakubuwana IV yang berupa orgel (kotak musik).

https://images.solopos.com/2010/06/12MUSEUM11.jpg

Ratusan naskah kuno bisa kamu baca di ruangan ini. (Solo Pos)

Itu saja? Tunggu dulu, masih ada tiga ruangan yang harus kamu jelajahi. Di ruangan keempat, naskah-naskah kuno berbahasa Jawa dan Belanda tersimpan dengan rapi.

Saat hendak memasuki ruangan ini, patung linguis Belanda Johannes Albertus Wilkens bakal menyambutmu. Wilkens adalah pencipta kamus bahasa Jawa-Belanda. Sayang, kamus ciptaannya justru nggak disimpan di sana.

Di ruang kelima, keenam, dan ketujuh, tersimpan benda-benda seperti gamelan, alat tenun tradisional, hingga patung Rojomolo.

Jika penasaran dengan isi Museum Radya Pustaka, datanglah bersama teman atau pacarmu. Museum ini dibuka pukul 08.30 hingga pukul 13.00 WIB. O ya, museum ini tutup setiap Senin. Jadi, ingat jadwalnya supaya nggak datang di hari yang salah ya! He-he. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: