BerandaAdventurial
Sabtu, 21 Jun 2019 10:32

Melihat Pameran Kegilaan Goenawan Mohamad pada Don Quixote

Seorang pengunjung sedang memotret lukisan Goenawan Mohamad berjudul Ikan dan Lainnya. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Goenawan Mohamad yang lebih dikenal sebagai penyair ini sedang menggelar pameran lukisan dan karya-karya lainnya di Kota Semarang. Ratusan karya dengan dominasi pada sosok Don Quixote ini bisa dinikmati hingga Juli mendatang.

Inibaru.id - Resmi dibuka tanggal 13 Juni lalu, pameran tunggal Goenawan Mohamad masih bisa dinikmati hingga hari ini. Pameran ini menampilkan berbagai karya Goenawan Mohamad yang juga dikenal sebagai penyair. Setidaknya ada seratusan karya turut ditampilkan di Semarang Contemporary Art Gallery.

Pameran tunggal ini merupakan keenam kalinya bagi seniman multitalenta yang satu ini. Bertema Don Quixote dan Hal-Hal yang Belum Sudah, ada 33 karya perupaan Don Quixote yang selalu menjadi perhatian seniman berumur 78 tahun ini. Karya yang ditampilkan kali ini merupakan karya Goenawan Mohamad selama tahun 2017 – 2019.

Berbagai lukisan yang dipamerkan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nggak hanya lukisan, beberapa karya seperti drawing, sketsa, lukisan, arsip-instalasi, dan rekaman pertunjukan turut diampilkan di sini. Pameran ini menjadi oase bagi penggemar Goenawan Mohamad yang berada di sekitar Semarang dan sekitarnya. Salah satunya adalah Tanti yang berasal dari Yogyakarta. Dia dan anak perempuannya sengaja datang langsung utuk melihat langsung pameran kali ini. “Saya mengikuti karya Goenawan Mohamad yang dulu seorang penyair dan sekarang jadi perupa,” tuturnya.

Beberapa sketsa dan lukisan juga disertai dengan syair-syair buatannya. Setiap jenis karyanya, dipamerkan dalam ruangan yang berbeda. Seperti halnya sketsa yang dipamerkan dalam satu ruangan tersendiri, bersamaan dengan antologi syair dan catatan pinggir lainnya.

Sketsa dalam kanvas ukuran kecil juga turut dipamerkan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Saat itu, nggak banyak yang mengunjungi galeri untuk menikmati karya seniman kawakan ini. Tema yang dia angkat mungkin nggak semua orang paham maknanya. Pun saya, yang nggak paham hanya dengan melihat lukisan dan judulnya saja. Beberapa penunjung yang terlihat masih berumur belasan juga sibuk berfoto selfie ketimbang menikmati setiap goresan yang dipamerkan.

Berbeda dengan Tanti yang datang bersama dengan anak perempuannya. Menurutnya, dia sangat menyukai lukisan berjudul Don Quixote. “Garis outline dari siluetnya hidup, bernyawa,” tuturnya. Dia yang sudah terbiasa mengunjungi berbagai pameran nampaknya punya taste seni yang tinggi ketimbang saya.

Pengunjung yang sedang menikmati pameran. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Don Quixote jadi perhatian Goenawan Mohamad dalam karya-karya buatannya. Nggak hanya dalam bentuk lukisan, namun juga dalam bentuk syair dan sempat juga diterbitkan dalam sebuah buku. Untuk menikmati pameran ini, kamu bisa mengunjungi Semarang Contemporary Art Gallery hingga 14 Juli mendatang. Cukup dengan Rp 10.000 saja, kamu bisa menikmati karya seniman kenamaan yang satu ini. Jadi gimana, Millens? tertarik berkunjung dan bertemu dengan Don Quixotenya Goenawan Mohamad? (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: