BerandaAdventurial
Senin, 18 Mei 2025 18:04

Kesegaran Air Gunung Ungaran Bisa Kamu Temukan di Curug Corong Kendal

Curug Corong Kendal, meski kecil tapi menawarkan kesegaran khas air pegunungan. (Googleuser/Koplakdokars)

Jalur menuju Curug Corong Kendal memang ekstrem. Tapi, pemandangan alam yang ditawarkan di air terjun dengan ukuran kecil ini bisa bikin healing maksimal!

Inibaru.id – Di balik ekstremnya kontur jalan di lereng selatan Gunung Ungaran, ada banyak pemandangan alam cantik yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah Curug Corong yang menawarkan kesegaran air alami khas pegunungan.

Meski berlokasi di Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Curug Corong lebih mudah diakses dari Kecamatan Bandungan atau Sumowono yang masuk wilayah Kabupaten Semarang. Kalau dari lokasi wisata populer dan rest area Bantir, jaraknya hanya 3,2 kilometer ke arah barat, Millens.

Jarak yang dekat dari Bantir inilah yang bikin Kelana Rahayu akhirnya memutuskan untuk mampir ke air terjun tersebut. Jauh-jauh dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, untuk melakukan reuni dengan teman-teman kuliahnya, dia nggak pengin hanya main di sekitar Bandungan atau Bantir dan melihat langsung lokasi yang masih alami. Setelah mencari di internet, pilihannya pun akhirnya jatuh ke Curug Corong.

“Alasannya karena dekat saja. Ada sebenarnya yang lebih dekat yaitu Klenting Kuning dan Tujuh Bidadari. Tapi entah mengapa pengin yang lebih hidden gem saja. Akhirnya ya memilih ke Curug Corong,” jelasnya pada Minggu (11/5/2025).

Meski sempat terkejut dengan ekstremnya jalur menuju ke air terjun tersebut karena harus melewati dua turunan curam yang diakhiri dengan belokan tajam, pada akhirnya Kelana dan suaminya berhasil mencapai gang Dusun Beku yang ikonik dengan bentuk seperti menara masjid dengan warna kombinasi kuning dan jingga.

Gang masuk menuju Curug Corong. (Google Street View)

Setelah memasuki gang tersebut, kendaraan roda dua mereka masih bisa dipacu sampai sekitar 700 meter. Setelah itu, mereka memarkirkan sepeda motor di tepi area ladang sayur milik warga untuk meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 300 meter dengan rute sedikit menanjak.

“Untungnya sudah dikasih tau teman yang sudah berstatus warga lokal sebelumnya kalau mau ke sana jangan pakai mobil. Makanya tadi pinjam sepeda motor ke sini. Setelah parkir, kita tinggal trekking. Jalur jalan kakinya memang masih khas kawasan ladang yang asri. Nggak lama kemudian sampai di curugnya,” lanjutnya.

Meski ukuran curugnya nggak begitu besar dan aliran airnya nggak begitu deras, nyatanya Kelana puas begitu melihat air terjun tersebut. Dia memang akhirnya nggak memutuskan untuk mandi, tapi setidaknya bisa memasukkan kakinya yang capek karena trekking ke dalam kolam air kecil yang dingin dan menyegarkan.

Di sana selain foto-foto, dia juga menyempatkan diri untuk minum teh hangat yang sudah dia bawa sebelumnya di termos kecil. Suasananya pas karena suhu udaranya cukup sejuk karena air terjun ini berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Kita cuma satu jam-an di sana. Sebenarnya pengin lebih lama tapi takut hujan karena nggak lama setelah sampai cuaca jadi sedikit mendung. Tapi beneran puas sih bisa melihat air terjun yang masih bersih dan alami seperti ini,” pungkas Kelana.

Wah, ide piknik dadakan ke Curug Corong Kendal seperti yang dilakukan Kelana sepertinya bisa kita tiru ya, Millens. Yuk kapan kita mampir ke air terjun yang masih alami ini? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: