BerandaAdventurial
Senin, 10 Feb 2019 13:11

Kedung Bening, Kemolekan Martvili Canyon Versi Mini dari Pemalang

Kedung Bening di Kecamatan Watukumpul, Pemalang. (Wartadesa)

Berjarak sekitar 40-an kilometer ke arah selatan dari Kabupaten Pemalang, lokawisata alam ini menawarkan kesejukan ceruk alami berair jernih kehijauan yang dikelilingi dinding batu menjulang. Mirip Martvili Canyon di Georgia, tapi versi mininya!

Inibaru.id – Jauh dari ingar-bingar modernitas kota, udara segar di mana-mana, dan bisa berdekatan dengan alam sepuas-puasnya, begitulah seharusnya liburan. Nah, buat sobat Millens yang pengin berakhir pekan di tempat seperti itu, Kedung Bening Pemalang mungkin bisa kamu jadikan pilihan.

Berlokasi di Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, lokawisata alam ini sungguh sayang untuk kamu lewatkan jika kebetulan melintas di jalur pantura Jawa Tengah. Kedung Bening cukup asyik untuk sekadar berswafoto atau berpuas-puas bermain air.

Abadikan momen di Kedung Bening dengan latar dinding batu menjulang. (Instagram/anisakharismatika)

Kamu yang pengin banget ke Martvili Canyon di Georgia yang terkenal itu, mungkin bisa memulainya dari sini. Bayangkan, ngarai dengan tebing-tebing batu nan tinggi mengelilingi kedung jernih kehijauan yang kontras, hmm, sungguh menyegarkan!

Oya, konon, Kedung Bening terbentuk dari proses erosi bebatuan sehingga membentuk cekungan lebar. Erosi terjadi karena bebatuan itu ditingkah air sungai dan hujan secara terus-menerus.

Puas-puasin berfoto di Kedung Bening. (Instagram/zulfeelatos)

Nah, pada musim kemarau, debit air yang menurun mengakibatkan air terperangkap dalam cekungan sehingga membentuk semacam telaga. Air bening di dalamnya kemudian berubah warna menjadi kehijauan karena pengaruh reaksi mineral di dalamnya. Proses alam yang menarik!

Kedung Bening. (Instagram/inakarinshop)

Tak perlu menunggu waktu lama, saatnya berenang! Puaskan hasratmu menikmati air sejuk di sana. Jangan lupa pula abadikan lekukan dinding batu yang berpadu dengan air jernih di bawahnya menggunakan ponsel pintar atau kameramu, Millens!

Belum puas hanya bermain air atau berswafoto? Saatnya pacu adrenalin dengan melompat dari ketinggian. Nggak perlu takut, aman, kok, asalkan tetap berhati-hati dan pastikan dinding batu yang kamu pijak untuk melompat nggak gerak dan air di bawahnya cukup dalam.

Bermain air di Kedung Bening. (Instagram/irene.korompis)

Tertarik? Dikutip dari Wartadesa (7/7/2018), untuk mencapai Kedung Bening kamu bisa menggunakan dua pilihan rute berikut:  

Pertama, via Comal-Bodeh-Watukumpul. Kamu yang berangkat dari Semarang, beloklah ke kiri menjelang pertigaan Blandong, Kecamatan Comal, Pemalang. Setelah tiba di Polsek Kecamatan Bodeh, ada pertigaan. Ambil jalur ke kiri menuju Kecamatan Watukumpul dan terus ikuti jalan sampai Desa Majalangu.

Kedua, via Pemalang-Randudongkal-Moga-Watukumpul. Kalau kamu sudah di Alun-alun Pemalang, melajulah ke arah Purwokerto lewat Jalan A Yani hingga tiba di Pasar Moga. Dari situ ke timur hingga tiba di perempatan Pasar Pulosari, lurus saja hingga Kecamatan Watukumpul.

Kedung Bening. (Instagram/ziakhaidilsuffi)

Butuh kerja keras untuk mencapai Kedung Bening, tapi tempat ini worth-to-try banget, kok. Jadi, nggak bakal nyesel. Eh, tapi bakal nyesel deh kalau kamu nggak bawa bekal sendiri, karena pilihan makanan di lokawisata itu cukup terbatas.

Belakangan, Kedung Bening memang menjadi buah bibir di kalangan traveler, nggak hanya yang dari Pemalang, tapi juga dari mana-mana. Maka, kalau ada waktu, berkunjunglah di luar akhir pekan untuk menghindari keramaian. Eits, tapi jangan bolos kerja atau sekolah, ya! He-he.

Ah, udah, nggak usah bertele-tele! Pakai ranselmu dan kencangkan tali sepatumu, lalu segeralah melaju! Ups, tapi ini kan masih musim penghujan, ya? Simpan buat referensi dulu, deh, tunggu musim kemarau tiba! Ha-ha. (IB20/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: