BerandaAdventurial
Minggu, 29 Jan 2022 08:00

Jangan Bikin Malu, Ini 'Suvenir' Hotel yang Boleh Dibawa Pulang!

Suasana kamar di Hotel Kontainer Rejomulyo. (Inibaru.id/ Kharisma Ghana Tawakal)

Biar nggak bikin malu saat check-out, cari tahu yuk 'suvenir' hotel apa saja yang boleh dibawa pulang dan yang dilarang.

Inibaru.id – Momen menginap di hotel biasanya sangat berkesan, terlebih jika pelayanan dan fasilitas hotel memadai. Nggak hanya membawa pulang kenangan, terkadang kita juga pengin menjemba satu atau dua barang sebagai "suvenir". Eits, tapi nggak semua barang hotel boleh dibawa pulang, lo!

Seperti kamu tahu, hotel memang biasanya menyediakan sejumlah fasilitas seperti perangkat mandi, minuman, dan terkadang camilan. Barang-barang itu memang diperuntukkan bagi tamu yang menginap. Namun, bukan berarti semua barang itu bisa seenaknya kamu bawa pulang pas check-out.

Belum lama ini saya berkunjung ke sebuah hotel unik di Kota Semarang dengan bangunan bergaya industrial minimalis yang sebagian besar terbuat dari kontainer bekas. Hotel Kontainer Rejomulyo namanya.

Laiknya kebanyakan hotel, penginapan ini juga menyediakan sejumlah fasilitas, misalnya peralatan mandi dan ngopi. Pemilik Hotel Rejomulyo Susanto B mengatakan, pihaknya juga menyediakan barang-barang yang bisa dipakai dengan cuma-cuma di penginapan yang berada di Semarang Timur tersebut.

"Sebagian barang boleh dibawa pulang, kok. Misalkan air mineral, kopi, teh, dan gula," ujar Susanto. "Lalu, alat mandi juga boleh (dibawa pulang), seperti sabun, sikat, odol, dan sampo.”

Yang Nggak Boleh Dibawa Pulang

Paket 'suvenir' berisi peralatan mandi. Sabun, parfum, sikat, dan pasta gigi menjadi benda yang boleh dibawa pulang, tapi handuk sebaiknya jangan. (Inibaru.id/ Kharisma Ghana Tawakal)

Aturan boleh atau tidaknya barang-barang di hotel untuk dibawa pulang memang nggak tertera dengan gamblang. Menurut Susanto, sah-sah saja membawa suvenir dari hotel, khususnya barang-barang "kecil" yang sedari awal memang disediakan untuk tamu.

"Barang seperti peralatan mandi boleh dibawa pulang karena itu termasuk fasilitas yang sudah dibayar tamu," ujarnya. "Tapi, ada juga yang nggak boleh (dibawa pulang)."

Menurut lelaki yang saat ini tercatat sebagai direktur pada sebuah perusahaan konstruksi di Semarang itu, barang-barang yang nggak boleh dibawa pulang adalah yang bukan sekali pakai. Artinya, barang itu nggak bakal habis masa pakainya dalam waktu dekat.

"Barang yang paling sering terbawa tamu pulang biasanya adalah handuk. Oya, pernah ada remote AC yang rusak atau terbawa tamu juga. Haduh!” ucap Susanto, lalu tertawa ringan. "(Untuk antisipasi) kami bakal mengecek dan melakukan stok ulang semua barang fasilitas kamar setelah tamu checkout."

Seperti kata Susanto, barang hotel yang sebaiknya nggak kamu bawa pulang adalah fasilitas yang nggak habis sekali pakai. Selain handuk, barang yang kerap jadi sasaran adalah bantal dan sarungnya serta sprei dan selimut. Kadang, ada juga yang membawa pulang cangkir, teko, mug, sendok, serta barang elektronik kayak hairdryer, coffee maker, dan bolam lampu.

Kalau Ragu, Bertanyalah!

Air mineral yang disediakan gratis oleh hotel. (Inibaru.id/ Kharisma Ghana Tawakal)

Fenomena membawa pulang suvenir hotel agaknya terjadi di hampir semua hotel. Sekilas kelakuan itu tampak menggelikan, tapi sejatinya bisa sangat merugikan kalau yang diambil terlampau berlebihan semisal peralatan elektronik.

Beberapa tamu kadang secara sengaja melakukan "penggelapan" barang-barang tersebut. Namun, ada kalanya mereka mengambil barang itu karena nggak mengetahuinya. So, sekadar saran, kalau kamu merasa ragu-ragu untuk membawa pulang sebuah barang di hotel, jangan malu untuk bertanya, ya!

Laiknya tamu yang berkunjung dan menginap di tempat orang, bersikaplah sopan dan junjunglah etika. Jangan mentang-mentang sudah membayar uang sewa, kamu bisa berlaku seenaknya. Sebaiknya, kamu nggak perlu mengemban risiko terlalu besar dengan mengambil barang-barang itu.

Kalau ketahuan, kamu tentu merasa malu. Selesai? Enggak! Kamu juga bisa kena denda atau tambahan biaya kerugian. Terus, yakinlah bahwa pihak hotel berhak menuduhmu melakukan tindakan pencurian atas tindakan isengmu itu. Ehm, nggak pengin pindah menginap ke "hotel prodeo", kan? Ha-ha.

Selamat berakhir pekan dan mencari hotel idaman ya, Millens! (Kharisma Ghana Tawakal/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: