BerandaTradisinesia
Kamis, 14 Nov 2018 10:46

Tradisi Gredoan di Banyuwangi, Rayakan Maulid Nabi Sambil Cari Jodoh

Tarian Tongkat api, salah satu atraksi di Tradisi Gredoan Banyuwangi. (Paradise Banyuwangi)

Warga Banyuwangi punya tradisi unik untuk memperingati Maulid Nabi. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhamada, tradisi itu juga dijadikan ajang cari jodoh.

Inibaru.id – Di Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, terdapat sebuah tradisi yang unik, yakni Tradisi Gredoan. Tradisi ini biasanya digelar bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dirayakan umat Islam. Namun, tradisi ini punya maksud lain yakni mencari jodoh.

Kompas.com (4/2/2014) menulis, Grodean adalah tradisi masyarakat Osing yang pengin mencari jodoh di sekitar Kecamatan Kabat dan Kecamatan Rogojampi.

“Gredo itu artinya menggoda. Kegiatan ini berlaku bagi mereka yang masih gadis, perjaka, duda, atau janda. Tradisi ini dilakukan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya tradisi ini dilakukan di malam hari dan pagi keesokan harinya akan diadakan selamatan di masjid,” jelas Budayawan Banyuwangi Hasnan Singodimayan.

Sebelum pengajian, para gadis biasanya akan membantu orang tua memasak. Sementara itu, para laki-laki yang mencari pasangan berada di luar rumah.

“Para laki-laki ini memasukkan lidi ke lubang yang ada di dinding rumah gedhek (bambu). Jika sang gadis mengiyakan ajakan pertemanan ini, lidi ini akan dipatahkan. Para gadis dan laki-laki ini kemudian saling mengobrol dan merayu sambil dibatasi oleh dinding tersebut. Adanya dinding ini sebagai pembatas bahwa mereka belum memiliki ikatan, namun jika memang sudah ada saling ketertarikan, bisa berakhir dengan lamaran dan pernikahan,” lanjut Hasnan.

Hingga saat ini, tradisi Gredoan masih rutin diadakan masyarakat Desa Macan Putih, Banyuwangi. Lebih menarik karena ratusan warga dari desa lain juga ikut mengunjungi Desa Macan Putih untuk menikmati berbagai macam tradisi seperti pawai keliling desa, tarian tongkat api, gelaran musik daerah, hingga karnaval boneka.

“Berbagai macam atraksi ini adalah gambaran dari keanekaragaman sifat manusia di dunia, baik itu yang jahat dan yang baik. Karnaval boneka menandakan sifat-sifat tersebut. Semuaitu kemudian dikembalikan pada tuntunan Nabi Muhammad SAW. Jadi, selain memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad, tradisi ini juga menjadi ajang mencari pasangan hidup,” jelas salah seorang tokoh masyarakat Desa Macan Putih Syaifudin.

Salah seorang warga yang mendapatkan jodoh melalui tradisi Gredoan adalah Fatmawati. Wanita berusia 73 tahun ini sudah mendapatkan 5 anak dan 7 cucu setelah menikah dengan Supaat.

“Dulu kami sering ketemu pas ngaji di masjid tapi tidak pernah berani mengobrol atau kenalan. Pas malam Gredoan, dia datang ke rumah saya sambil memasukkan lidi. Saya bahagia sekali. Lidinya saya patahkan dan kami mengobrol meski dibatasi dinding bambu. Setelah itu, dia melamar saya,” kenang Fatmawati.

Gimana, sobat Millens tertarik untuk mencari jodoh lewat tradisi ini? He-he (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: