BerandaTradisinesia
Minggu, 13 Jan 2018 11:17

Terbuai Alunan Kacapi Suling

Kacapi Suling (rumahpetik.com)

Kacapi adalah alat musik klasik yang mewarnai beberapa jenis kesenian di Tatar Sunda. Kamu orang Sunda atau Bukan, dijamin kesengsem ketika mendengar bunyi, baik ketika instrumental maupun sebagai pengiring lagu.

Inibaru.id – Alat musik kecapi lebih dikenal berasal dari Tiongkok sejak berabad-abad lalu. Alat berdawai ini menjadi pengiring tembang-tembang merdu. Nggak hanya di Tiongkok, musik kecapi juga banyak digunakan oleh beberapa pemusik tradisional di Tanah Air. Salah satunya adalah di Sunda.

Orang Sunda tentu sudah nggak asing lagi dengan musik tradisional kacapi suling. Menjadi musik khas dari bumi Parahyangan atau Tatar Sunda, kacapi suling mempergunakan perangkat waditra Sunda yaitu kacapi dan suling sebagai alat musik utamanya.

Buat kamu yang belum tahu, kacapi (kecapi) adalah alat musik petik yang jadi pengiring musik sunda. Ada dua jenis kacapi yaitu kacapi parahu dan kacapi siter. Konon diberi nama kacapi karena dahulu alat musik ini sering menggunakan kayu pohon sentul/kecapi sebagai bahan dasar pembuatannya.

Adapun suling Sunda merupakan alat musik tiup yang terbuat dari jenis awi/bambu kecil, berkulit tipis dan berongga besar, dengan struktur yang terdiri atas sumber (lubang tiup yang terdapat pada bagian atas), suliwer (tali yang melingkar/mengikat sumber), dan beberapa lubang yang berfungsi untuk mengendalikan nada saat ditiup.

Baca juga:
Dari Lembaran Daun Lemba Terciptalah Rompi Suku Dayak Ngaju
Tarling, Nggak Ada Matinya

Biasanya jenis bambu yang digunakan adalah bambu tamiang, bambu buluh dan bambu iraten. Dari ketiga jenis bambu tersebut, bambu tamiang memiliki kulit yang lebih tipis dengan ruas yang panjang, sehingga menjadi bambu yang paling baik untuk dijadikan bahan suling. Sedangkan bambu buluh dan iraten lebih tebal dengan ruas batang yang cenderung pendek sehingga bambu ini seringkali hanya dijadikan bahan baku alternatif.

Lalu suliwer (tali ikat) seringkali menggunakan rotan cacing sebagai bahan bakunya. Bahan ini lebih dipilih karena alasan teksturnya yang tipis dan mudah dibentuk sehingga sangat cocok sebagai bahan tali. Selain itu, rotan ini juga tahan terhadap air liur sehingga bahan ini tidak akan mudah lapuk.

Memiliki 5 tangga nada yaitu Da, Mi, Na, Ti, La, kacapi suling ini selain dibawakan secara instrumental ataupun untuk mengiringi sang juru sekar (penyanyi/sinden). Namun bila menggunakan kacapi siter untuk kacapi suling, biasanya nanti akan ditambah pula dengan satu set kendang dan satu set Gong.

Mengutip Jabarprov.go.id (22/12/2010), menggunakan tangga nada atau laras salendro, pelog ,atau sorog, lagu-lagu yang dilantunkan dengan kacapi suling biasanya akan dilantunkan secara anggana sekar atau rampak sekar. Beberapa lagu yang bisa dinyanyikan secara anggana sekar yaitu "Malati di Gunung Guntur", "Sagagang Kembang Ros", dan lain sebagainya. Sedangkan untuk rampak sekar di antaranya "Seuneu Bandung", "Lemah Cai", dan lain sebagainya.

Nah, biasanya kamu dapat mendengarkan musik kacapi suling ini saat berada di rumah makan Sunda atau acara hajatan yang memakai adat Sunda dengan kacapi suling sebagai musik pengiringnya. Ya, musik ini memang kerap digunakan sebagai pengiring acara-acara tradisional khas Sunda seperti acara ngaras dan siraman panganten Sunda, siraman budak sunatan, atau siraman tingkeban.

Dalam perkembangannya, kacapi suling nggak hanya dimainkan instrumental saja, tapi juga disajikan lagu-lagu yang rumpaka-nya disesuaikan dengan kebutuhan acara yang akan dilaksanakan. Biasanya lagu yang disajikan diambil dari lagu-lagu seperti "Candrawulan", "Jemplang Karang", "Kapati-pati" atau "Kaleon". Ada pula yang mengambil lagu-lagu kawih atau lagu panambih pada tembang Sunda seperti "Senggot Pangemat", "Pupunden Ati" dan lain-lain.

Baca juga:
Tarling (Tetap) Legenda Pantura
Jaranan, Nggak Sekadar Naik Kuda Tiruan

Oya, di samping perangkat kecapi dan suling, ada pula perangkat kecapi biola dan kecapi rebab yang membawakan lagu-lagu yang sama. Dalam penyajiannya, kecapi memainkan bagian kerangka iramanya, sedangkan bagian lagunya dimainkan oleh suling, biola, atau rebab.

Nah, kalau sobat Millens ingin belajar Kacapi Suling, kamu bisa mempelajarinya dengan meniru dari kaset kacapi suling yang banyak beredar. (ALE/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: