BerandaTradisinesia
Sabtu, 15 Jun 2018 20:00

Asal-usul Ketupat yang Sarat Makna

Ketupat menjadi salah satu makanan wajib di momen lebaran. (smpn2kademangan-blitar.blogspot.com)

Ketupat menjadi pelengkap hidangan lebaran di beberapa wilayah di Indonesia. Eh, tahu nggak sih seperti apa asal usul ketupat? Yuk simak!

Inibaru.id – Di beberapa daerah di Indonesia, lebaran terasa nggak lengkap tanpa kehadiran ketupat. Terbuat dari beras, ketupat sarat akan makna dan filosofi lo.

Tempo.com (8/7/17) menulis, berdasarkan filosofi Jawa makna dari ketupat diambil dari kepanjangan akronimnya. Ketupat atau dalam bahasa Jawa disebut kupat merupakan akronim dari ngaku lepat yang berarti mengaku salah dan meminta maaf. Kupat juga bermakna laku papat atau empat tindakan.

“Menurut cerita rakyat, ketupat berasal dari masa Sunan Kalijaga. Tepatnya di masa syiar keislaman abad 15 hingga 16. Sunan Kalijaga menjadikan ketupat sebagai budaya sekaligus filosofi Jawa yang berbaur dengan nilai keislaman,” jelas Fadly Rahman, sejarawan kuliner sekaligus penulis buku Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia pada travel.kompas.com (24/6/17).

Meski begitu, Fadly juga menambahkan kalau ketupat juga bisa jadi berasal dari zaman Hindu di Nusantara. Yap, saat itu beras sudah dimanfaatkan sebagai sumber makanan. Sedangkan daun kelapa digunakan untuk ritual ibadah umat Hindu.

Menu komplet ketupat. (kabarsalmanitb.com)

Dalam Islam, ketupat diperbaharui sesuai nilai keislaman yang dibawa Sunan Kalijaga. Jadilah produk akulturasi Hindu-Islam bernama ketupat.

Laku Papat atau Empat Tindakan

Tahu nggak, ada filosofi ketupat sebagai cerminan empat tindakan yang dilakukan umat Islam saat ramadan. Empat tindakan itu berupa lebaran, luberan, leburan, dan laburan.

Islampos.com menulis, lebaran yang berasal dari kata “lebar” atau usai dalam bahasa Jawa bermakna 1 Syawal yang akan dilalui umat Islam setelah usai menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan. 1 Syawal dikenal juga oleh umat Islam sebagai momen lebaran.

Tindakan yang kedua berupa luberan bermakna melimpah. Umat Islam akan mendapat berkah dan rezeki yang berlimpah di bulan ramadan. Nah, rezeki yang berlimpah itu akan lebih bermanfaat jika disumbangkan sebagian kepada fakir miskin atau yang lebih membutuhkan.

Sementara leburan bermakna semua kesalahan akan lebur atau habis setelah dimaafkan di hari lebaran. Tindakan terakhir berupa laburan. Dalam bahasa Jawa, labur berarti kapur atau bahan pemutih dinding. Nah, laburan mengandung makna agar umat Islam senantiasa menjaga kebersihan diri baik lahir maupun batin, Millens.

Wah, nggak sekadar makanan ternyata ketupat sarat sejarah dan filosofi ya. Jadi sekarang Sobat Millens nggak hanya sekadar tahu makan ketupat saja dong. Ha-ha! (IB10/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: