BerandaTradisinesia
Rabu, 30 Jul 2019 16:00

Ribuan Warga Tambak Lorok Gelar Sedekah Bumi Sekaligus Laut

Kapal pengiring saat menenggelamkan sesaji di laut. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dengan maksud bersyukur kepada Sang Pencipta karena telah diberi limpahan karuni, warga Tambak Lorok menyelenggarakan sedekah bumi dan laut.

Inibaru.id - Untuk mensyukuri segala limpahan rezeki dari Sang Pencipta, warga Tambak Lorok yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan tersebut mengadakan sedekah laut dan sedekah bumi pada Minggu (28/7).

Rangkian acara dimulai dari sesi kirab yang membawa rumah-rumahan yang didalamnya terdapat kepala kerbau, sesajen, hasil bumi, dan tumpengan. Sebelum pelaksanaan kirab, diadakan adanya arwah jama’ dan istigasah kerakyatan.

Selama prosesi acara, kurang lebih 8 ribu orang turut meramaikan mulai dari nelayan, wisatawan, pelajar dan masyarakat umum. Lalu dalam mengikuti pelarungan yang dilakukan di perairan Tanjung Emas, tercatat ada 70 kapal yang mengiringi.

Kirab sedekah bumi dan laut di Tambak Lorok, kota Semarang. (Inibaru.id/ Audrian F)

Adapun menurut ketua acara yakni Imam Sudibyo maksud dari pelarungan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur dan mohon keselamatan.

“Pada intinya nelayan kan mencari mata pencahariannya di laut. Nah, dengan adanya pelarungan ini semacam ucapan terima kasih,” tutur Imam

Pada acara ini Kesatuan Nelayan Tradisional juga ikut membantu jalannya acara. Ketua KNTI Slamet Ari Nugroho juga menuturkan akan pentingnya nelayan mengikuti sedekah bumi dan laut ini.

“Selain wujud syukur, momen ini juga bisa digunakan nelayan untuk memublikasikan diri,” ucap Slamet

Slamet juga membeberkan jumlah nelayan di Tambak Lorok ini tercatat sekitar 745 nelayan. Mereka didominasi warga RW 12-15 Tambak Lorok dan juga warga RW 16 Tambak Rejo.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga mengikuti pelarungan ke laut. (Inibaru.id/ Audrian F)

Slamet berharap, Ritual Sedekah Laut dan Bumi dapat menjadi pemantik masyarakat untuk datang menikmati wisata di Tambak Lorok.

"Tambak Lorok kini menjadi Destinasi Wisata Kota Semarang. Bebagai pembanhunan oleh pemerintah sudah dilakukan termasuk akses jalan. Ke depan kami dengan mengkoordinir para nelayan dan pihak yang terkait untuk bersama memajukan desa wisata Tambak Lorok," tandas Slamet.

Selain acara puncak pelarungan kepala kerbau, Sedekah Laut dan Bumi juga dilaksanakan hiburan, pementasan karya pemuda dan UMKM, pagelaran wayang kulit, dan juga dimeriahkan oleh 3 ornamen warak ngendok yang dihias semenarik mungkin.

Wah, meriah juga ya. By the way, buat kamu yang demen wisata bahari bisa banget lo ke Tambak Lorok. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: