BerandaTechno
Jumat, 8 Mar 2018 18:36

Supermodel Virtual Itu Bernama Shudu Gram

Shudu Gram merupakan model virtual yang diciptakan Cameron James Wilson. (The-silhouette.com)

Beberapa hari yang lalu warganet dihebohkan dengan model kulit hitam yang sangat cantik, bernama Shudu Gram. Namun, siapa menyangka supermodel itu ternyata hanyalah rekayasa teknologi?

Inibaru.id – Kemunculan Shudu Gram di jejaring sosial Instagram menggemparkan warganet. Supermodel dengan perawakan tinggi, langsing, dan berkulit gelap ini viral di media sosial karena kecantikannya. Namun, supermodel cantik tersebut ternyata bukanlah sosok manusia, melainkan "makhluk" virtual.

Shudu Gram merupakan supermodel virtual yang diciptakan Cameron James Wilson. Dia menciptakan Shudu Gram dengan teknologi computer generated image (CGI) yang belakangan ini moncer diperbincangkan.

Baca juga:
Blackberry Tuduh Facebook dkk Langgar Paten
Kemkominfo Resmi Umumkan Pemblokiran Tumblr

"Saya belajar membuat gambar 3D lalu saya tertarik untuk membuat model yang cantik menurut saya, " ujar Cameron James, seperti ditulis Okezone.com, Minggu (4/3/2018).

Shudu Gram. (Brilio.net)

Shudu melejit berkat unggahannya di Instagram yang menggunakan lipstik milik Rihanna, Fenty Beauty. Dia pada awalnya dikira model nyata karena sangat aktif di media sosial. Kenyataan Shudu sebagai model virtual kemudian membuat banyak orang tercengang.

Sejumlah warganet mengaku kecewa karena Cameron memilih model virtual ketimbang model nyata.

Ini adalah problem. Dibandingkan bekerja dengan model nyata berkulit hitam, fotografer itu justru membuat model virtual. Apakah sulit untuk membayar model berkulit hitam?" tulis akun Twitter Moza.

Baca juga:
Berkenalan dengan Asus ZenFone 5 Lite yang Punya 4 Kamera
Kurang Aktual, Banyak Pengguna Instagram Pindah ke Vero

Menanggapi reaksi tersebut, Cameron angkat bicara kalau dirinya nggak bermaksud menggantikan peran model kulit hitam sesungguhnya.

"Aku nggak coba menggantikan peran model. Shudu hanya muse dari hasil kreativitasku," tutur Cameron.

Cameron menambahkan, dirinya mulai menggeluti seni 3D sejak setahun yang lalu. Shudu merupakan CGI pertama yang diciptakan Cameron. (TRA/IF)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

31 Mei 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: