BerandaPendidikan
Sabtu, 4 Agu 2017 04:46

Ayah ASI Sepenting Ibu Menyusui

Inisiatif ayah Indonesia (Foto: http://www.alurkria.com)

Menyusui adalah kodrat perempuan. Itu benar. Namun, mengusahakan Air Susu Ibu (ASI) bagi buah hati adalah kewajiban kedua orang tuanya, termasuk sang ayah.

Inibaru.id - Ya, seorang ayah memiliki peran penting dalam memberikan ASI bagi anaknya. Maka, ayah pun diharapkan berperan aktif dalam mengusahakan ASI bagi sang buah hati. Inilah yang tengah dikampanyekan berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah, terutama di Pekan ASI yang jatuh pada awal Agustus ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, muncul istilah “Ayah ASI”. Istilah ini merujuk pada sosok ayah yang turut berjuang berjibaku mengusahakan ASI bagi anaknya. Usaha yang dilakukan pun macam-macam, mulai dari men-support ibu menyusui (busui) untuk bersedia memberikan ASI-nya untuk buah hati, menyediakan segala kebutuhan dan kepentingan dalam menyusui, hingga hal-hal non-teknis seperti menangkal stigma negatif tentang ASI yang kerap beredar.

Tak ada rumus baku untuk sukses menjadi Ayah ASI. Setiap ayah punya gaya masing-masing dan setiap pasangan memiliki budaya sendiri. Namun, hal-hal umum ini mungkin bisa menjadi pedoman bagi Anda untuk menjadi Ayah ASI, sebagaimana dilansir dari Ayahbunda.co.id.

Penyemangat. Busui tenang, ASI pun lancar. Saat ibu senang, hormon prolaktin dan oksitosin yang penting untuk produksi ASI akan bekerja lebih baik. Apapun bisa dilakukan untuk memberikan kebahagiaan bagi busui. Juga, jadilah penyemangat saat istri Anda terlihat lelah dan ingin menyerah dari menyusui.

Juru bicara dan pelindung. Ayah adalah benteng pertahanan busui dari serangan mitos-mitos. Carilah informasi sebanyak-banyaknya kepada ahlinya. Bergabunglah dengan kelompok pendukung ASI. Jika istri bekerja, jangan sungkan bicara dengan atasannya agar istri diberikan waktu, kalau perlu tempat khusus, untuk memompa ASI. Biarkan semua orang tahu istri kita sedang menyusui.

Manajer. Terkadang dalam ng-ASI juga dibutuhkan stok persediaan ASI perahan (ASIP). Nah, fungsi Anda adalah membuat daftar apa saja yang diperlukan untuk menyimpan ASI, diantaranya mencari stok botol dan memberikan label tanggal ASI masuk freezer. Temani istri saat sedang memompa di malam hari dan selalu ingatkan istri untuk memompa ASI. Ayah adalah manajer logistik ASIP.

Menjadi orang tua. Tugas ayah bukan semata mencari nafkah, tapi juga terlibat total dalam urusan rumah tangga. Anda harus turut mengintervensi rumah tangga, termasuk mengurusi anak dan belanja keperluan keluarga. Memasak, mencuci, dan membersihkan rumah juga termasuk tugas orang tua. Orang tua itu termasuk Anda, para ayah.

Tidak egois. Prioritas Anda adalah keluarga, bukan pekerjaan, terlebih hobi. Maka, jadilah bagian dari keluarga, bukan sekadar ATM berjalan.

Tahan emosi. Tak semua orang paham tentang ASI eksklusif atau semacamnya, maka jangan paksakan pemahaman Anda kepada semua orang, terutama orang tua atau mertua. Beri pemahaman dengan cara yang tepat, santai, dan bijaksana. Tempelkan informasi tentang ASI di kulkas atau di beberapa tempat yang memungkinkan untuk dibaca. Ini akan memudahkan Anda.

Berbagi. Jangan menutup diri dan buka jaringan pergaulan serta informasi seluas-luasnya. Berbagi membuat  Anda semakin memahami persoalan, dan belajar lebih banyak tentang suatu hal dengan dimensi dan perspektif beragam. Semakin banyak informasi, semakin memudahkan Anda mengambil langkah yang tepat. (GIL/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: