BerandaKulinary
Senin, 22 Mar 2020 07:04

Terkenal Lebih dari Setengah Abad; Kupat Tahu Batoar Asal Temanggung

Kupat tahu batoar. (Instagram/jajantemanggung)

Berbeda dengan kupat tahu Magelang atau Solo, kupat tahu batoar asal Temanggung menggunakan saus kacang yang biasanya lebih kental dengan bumbu yang lebih kuat.

Inibaru.id – Berkunjung ke Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, jangan sampai melewatkan menu kuliner yang satu ini. Kupat Tahu Batoar namanya. Kamu mungkin pernah menjumpai makanan ini di Magelang atau Solo. Namun, kupat tahu yang satu ini cukup berbeda!

Perbedaan mendasar terletak pada isian dan racikan bumbunya. Seporsi kupat tahu batoar terdiri atas tahu putih goreng, potongan ketupat, potongan kubis putih mentah, taoge rebus, dan potongan bakwan goreng. Bahan-bahan tersebut kemudian disiram dengan bumbu kacang kental, kecap manis, dan taburan bawang goreng.

Kupat tahu batoar. (Instagram/imam_amunisi)

Kupat tahu batoar memiliki rasa yang kuat karena bumbu kacangnya yang kental. Sambal kacangnya terbuat dari kacang goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah, serta asam Jawa yang dicairkan. Bahan-bahan tersebut kemudian disatukan hingga menjadi saus kental.

Lebih dari Setengah Abad

Kupat tahu batoar sudah dikenal masyarakat Temanggung sejak lebih dari 50 tahun lalu. Dulu, kupat tahu ini dijual di samping Rumah Potong Hewan (RPH) Abatoir. Nah, inilah yang menjadi ihwal penamaan "batoar".

Saat ini, kupat tahu batoar dijajakan di Jalan Gilingsari, Pandean, Temanggung, tepatnya di belokan sebelum jembatan Gilingsari. Lokasinya berjarak sekitar 50 meter dari alun-alun kota. Warung tersebut buka mulai pukul 08.00–19.00 WIB.

Kupat tahu batoar. (Instagram/jajantemanggung)

Seporsi kupat tahu batoar dibanderol sekitar Rp 10 ribu saja. Murah dan bikin kenyang lo! Selain menjual tahu kupat, mereka juga menyediakan camilan pelengkap seperti tempe, bakwan, dan misoa goreng. Untuk minumnya, cobalah menu spesial mereka, yakni wedang tape ketan.

Selain kupat tahu batoar, Temanggung juga masih memiliki kupat tahu tarom dan kupat tahu mungseng yang perlu kamu coba. Jangan ragu mencoba dan rasakan perbedaannya! (IB07/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: