BerandaKulinary
Senin, 31 Mar 2019 15:30

Tak Hanya Cantik Dipandang, Bunga Juga Cocok Jadi Bahan Makanan dan Minuman

Aneka masakan dengan garnis dan balutan bunga. (Flowerchildcafe)

Bunga menjadi bagian terindah dari tanaman yang selalu sedap dipandang. Namun, bunga-bunga tertentu juga bisa dimakan dan menjadi penggugah rasa. Hm, apa saja fungsinya?

Inibaru.id – Tak hanya tampak cantik dipandang mata dan tercium wangi saat dibaui, sejumlah bunga juga enak dirasai. Bunga memang memberi sensasi rasa yang unik, sehingga sejumlah negara menjadikan mahkota tanaman itu sebagai campuran makanan.

Bunga yang berasal dari tanaman rempah, buah-buahan, dan sayuran, umumnya diolah dengan digoreng, dikristalisasi, atau dicincang segar. Bunga tersebut kebanyakan dipilih lantaran memiliki aroma dan rasa yang yang khas, mulai dari sensasi pahit, manis, hingga asam.

Tak sekadar mempercantik, bunga juga menjadi bagian dari masakan yang menggugah selera. (Crownmediadev)

Begitu banyak bunga yang dijadikan sebagai bahan makanan. Namun, kira-kira, untuk apa saja ya fungsi bunga itu?

Memberi Aroma

Teh krisan yang memiliki aroma begitu khas. (Lovepik)

Seperti di Indonesia, melati menjadi bagian penting dalam campuran pembuatan teh di Tiongkok dan Jepang. Selain melati, bunga krisan juga acap dipakai. Tentu saja fungsi dari bunga-bunga tersebut adalah untuk memberi aroma wangi yang khas.

Setali tiga uang, kelopak mawar pun digunakan untuk campuran teh di Afrika Utara dan India. Tak hanya teh, masyarakat di sana juga kerap mencampurkan mawar dalam makanan penutup dan campuran rempah-rempah.

Memberi Tekstur

Spring Salad dengan campuran bunga-bunga yang cantik. (Theviewfromgreatisland)

Kalau kamu penggemar masakan mediterania, kamu mungkin nggak asing dengan potongan mawar, marigold, atau kelopak bunga teratai dalam mangkuk saladmu. Kamu juga bisa jadi menemukan kuncup teratai kering dalam tumisan dan sup.

Bukan sekadar memberi aroma, bunga-bunga itu ditambahkan juga untuk memberi tekstur pada makanan. Maka, jangan heran kalau suatu saat kamu menemukan ada bunga dalam saus salad, sayuran, kari, semur, sup, pudding, bahkan permen.

Mempercantik Tampilan

Warna mencolok pada nasturtium membuat makanan tampak menarik. (Gardeningknowhow)

Nasturtium yang berwarna oranye atau kuning juga menambah daya tarik visual untuk sejumlah makanan seperti salad dan sandwich. Kelopak mawar dan berbagai bunga mencolok lain juga sering dijadikan garnis makanan.

Bunga kantan (mioga bud) juga dipakai untuk menghiasi makanan serta memberikan peningkatan visual. Namun, bukan cuma garnis, bunga itu juga bisa dimakan.

Memberi Rasa

Olahan daging dengan tambahan mawar sebagai penyedap. (Saveur)

Bunga teratai tua yang memiliki aroma muscatel dan digunakan di Inggris untuk membumbui anggur, buah yang direbus, selai, jeli, dan sirup. Sementara, mawar yang memiliki aroma wangi dan manis adalah penyedap yang populer dijual di berbagai negara dalam bentuk kelopak kering atau air sulingan.

Memberi Warna

Nasi kerabu khas Malaysia dan sebagian Thailand berwarna biru dari kembang telang. (Twitter/MamandaKL)

Masyarakat Eropa dan Meksiko mewarnai nasi, salad, dan hidangan manis dengan marigold dan violet. Marigold ditumbuk untuk menghasilkan warna kemerahan. Adapun violet, seperti namanya, memberi warna ungu sebagaimana bunga telang memberi warna biru.

(Baca Juga: Dengan Empat Bunga Ini, Hidangan Lezat Tersaji di Meja)

Wah, selain dikagumi karena keindahannya, ternyata bunga punya banyak kegunaan untuk makanan, ya, Millens! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: